Jumat , 10 November 2017, 12:39 WIB

Wagub Sandiaga: Ini Pidato Terpanjang dalam Hidupku

Rep: Sri Handayani/ Red: Bilal Ramadhan
Sri Handayani
Wagub DKI Jakarta Sandiaga Uno berfoto bersama veteran usai upacara peringatan Hari Pahlawan
Wagub DKI Jakarta Sandiaga Uno berfoto bersama veteran usai upacara peringatan Hari Pahlawan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno bertugas memimpin upacara peringatan Hari Pahlawan Nasional di Lapangan IRTI Monas, Jumat (10/11). Dalam kesempatan itu, ia membacakan amanat Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa.

"12 halaman. Pidato terpanjang dalam sejarah hidupku," kata Sandiaga usai upacara, di Lapangan IRTI Monas, Jakarta Pusat, Jumat (10/11).

Upacara dimulai sekitar pukul 07.30 WIB. Acara ini diikuti oleh sejumlah PNS pemprov DKI, organisasi masyarakat, karang taruna, pelajar, dan sebagainya. Dalam pidato tersebut, Khofifah menyampaikan tentang kehadiran pahlawan-pahlawan di masa sekarang.

Pahlawan bukan hanya yang berjuang di masa penjajahan, namun juga yang bekerja secara senyap dalam pembangunan paskakemerdekaan. "Pahlawan itu adalah guru-guru kita, orangtua kita yang membesarkan kita. Pahlawan-pahlawan ini tentu yang ada di zaman now," kata Sandiaga.

Para pahlawan di zaman sekarang, kata Sandi, harus meneruskan perjuangan pahlawan bangsa sebelumnya. Mereka wajib mengisi kemerdekaan itu, ditunjukkan dengan memperkokoh persatuan bangsa.

Sandiaga menilai pesan yang disampaikan Menteri Sosial itu jelas, sangat relevan, dan sangat orisinil. Ia mengajak masyarakat untuk memviralkan pesan tersebut. "Bahwa ke depan pahlawan di sekitar kita itu selalu berpikir positif dan konstruktif. Pahlawan ini yang membangun dan merekat persatuan bangsa untuk memajukan Indonesia ke depan," kata dia.