Wednesday, 8 Ramadhan 1439 / 23 May 2018

Wednesday, 8 Ramadhan 1439 / 23 May 2018

Pelemparan Alquran di Rutan? Ini Klarifikasi Polri

Jumat 10 November 2017 23:08 WIB

Rep: Arif Satrio Nugroho/ Red: Andi Nur Aminah

Kabagpenum Divisi Humas Polri Kombes Pol Martinus Sitompul

Kabagpenum Divisi Humas Polri Kombes Pol Martinus Sitompul

Foto: Antara/Reno Esnir

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Polri membantah terjadi pelemparan Alquran dalam kericuhan yang terjadi di Rutan Teroris Korps Brimob Cabang Rutan Salemba di Kelapa Dua Depok, Jumat (10/11) sore. Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Kombes Martinus Sitompul dalam pesan tertulisnya, menjelaskan yang terjadi adalah pemeriksaan buku-buku penghuni rutan.

"Tidak benar terjadi pelemparan Al Quran oleh petugas jaga, yang ada adalah para petugas melakukan pemeriksaan terhadap buku-buku dan benda-benda yang ada di dalam sel," jelas Martinus saat dihubungi Jumat (10/11) malam.

Martinus membenarkan, telah terjadi gejolak oleh para tahanan teroris di Rutan Cabang Salemba di Kelapa Dua. Gejolak itu, dia mengatakan, terjadi sebagai reaksi atas tindakan yang dilakukan oleh petugas jaga rutan yang melakukan penyitaan terhadap ponsel milik tahanan dalam blok C.

"Akibat dari gejolak tersebut, para tahanan dari blok B dan C merusak pintu kamar sel hingga tidak dapat digunakan lagi," jelas Martinus. Saat ini, menurut Martinus, kondisi rumah tahanan sudah kondusif dan para penghuni rutan sudah tenang.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES