Rabu , 15 November 2017, 05:58 WIB

Anies Sampaikan Pidato Visi Misi di DPRD DKI Hari Ini

Rep: Mas Alamil Huda/ Red: Hazliansyah
ROL/Havid Al Vizki
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno dijadwalkan akan menghadiri rapat paripurna DPRD hari ini, Rabu (15-11). Anies dijadwalkan akan menyampaikan pidato rancangan peraturan daerah (raperda) tentang rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah (RAPBD) 2018.

Selain itu, Anies juga akan menyampaikan pidato visi misi gubernur dan wakil gubernur terpilih periode 2017-2022.

Waktu penyampaian pidato ini sempat berpolemik. Awalnya, pidato ini direncanakan akan dilangsungkan di hari pelantikan Anies-Sandi, 16 Oktober 2016. Namun akhirnya batal.

Polemik penyelenggaraan paripurna istimewa itu terus bergulir. Fraksi Gerindra bahkan mengancam melaporkan Ketua DPRD Prasetyo Edi Marsudi ke Badan Kehormatan. Dari awal, Prasetyo memang beraikukuh tak mau menggelar paripurna istimewa untuk mewadahi pidato politik Anies-Sandi.

Semua kebuntuan itu akhirnya pecah saat Prasetyo bertemu dengan Anies dan Sandi di rumah dinas Prasetyo di Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat. Usai pertemuan, mereka sepakat rapat paripurna untuk penyampaian pidato politik akan digelar pada Rabu (15/11).

"Rapat paripurna APBD tanggal 15 (November), Pak Anies dan Pak Sandi akan membacakan visi misinya (di paripurna itu)," kata Prasetyo di rumah dinasnya di acara coffee morning bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompida), Senin (6/11).

Prasetyo mengatakan, penyampaian pidato politik Anies akan masuk di rangkaian paripurna tersebut. Dia tetap bersikukuh tak ada paripurna istimewa khusus untuk pidato politik Anies. Dia beralasan tak ada nomenklatur paripurna istimewa. Ia mengklaim khawatir agenda itu dipermasalahkan di belakang.

Menurutnya, sejauh ini tak ada masalah secara pribadi antara dirinya dan Anies-Sandi. Apa yang terjadi selama ini, menurutnya, hanya dibesar-besarkan atau tidak sebagaimana yang terjadi. Ia mengaku hubungannya dengan Anies-Sandi maupun eksekutif dengan legislatif, baik-baik saja.