Rabu , 15 November 2017, 13:32 WIB

Kala Anies dan Prasetyo Berbalas Pantun di Sidang Paripurna

Rep: Sri Handayani/ Red: Endro Yuwanto
ROL/Havid Al Vizki
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno, Rabu (15/11), mengikuti sidang paripurna dalam rangka penyampaian perda tentang APBD 2018 dan visi misi gubernur/wakil gubernur. Dalam kesempatan itu Anies sempat membacakan beberapa buah pantun.

"Sebelum menyampaikan pidato saya, izinkan saya membacakan sebuah pantun," kata Anies saat menyampaikan pidato pembacaan APBD 2018 yang disambut tawa sebagian hadirin.

Berikut pantun yang dibacakan Anies: "Bang Sandi berlari menyusuri Kali Angke, Bang prasetyo bertemu kawan sambil belanja di Pasar Santa, Kami senang sekali dapat hadir di DPRD Menyapa seluruh dewan dari kami di Balai Kota."

Anies juga membacakan pantun kedua saat membacakan visi dan misi. "Bang Sandi memancing ikan di Tanah Tinggi, Bang Prasetyo memancing ikan di dekat Jembatan Besi. Mohon waktu bicara sekali lagi. Kami paparkan tentang visi dan misi"

Tak mau kalah, Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi membalas dengan rentetan pantun.

"Bang Anies suka mengaji, Bang Sandi senang berlari, Anies-Sandi sudah janji dalam visi-misi. Rakyat tidak sabar akan janji. Ondel-ondel budaya Betawi. Jakarta punya pemimpin baru Gubernur ama DPRD-nye udeh sehati. Nanti Jakarta lebih maju lagi. Buah salak buah kedondong. Jangan galak-galak dong."

Sidang paripurna hari ini berisi pembacaan APBD 2018 dan penyampaian visi misi gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta. Dalam kesempatan itu, Anies mengatakan total rencana anggaran APBD 2018 mencapai Rp 77,11 triliun atau meningkat 9,86 persen dari penetapan APBD 2017 senilai Rp 70,19 triliun.

Pendapatan daerah direncanakan Rp 66,62 triliun atau meningkat Rp 6,66 persen dari pendapatan daerah di APBD 2017 sebesar Rp 62,46 triliun. Belanja daerah 2018 menjadi Rp 71,16 triliun atau meningkat 11,87 persen dari belanja di APBD 2017 sebesar Rp 63,61 triliun. Penerimaan pembiayaan daerah 2018 direncanakan sebesar Rp 10,48 triliun.