Rabu , 15 November 2017, 15:30 WIB

Anies Haru Ceritakan Pesan Warga Bukit Duri Saat Paripurna

Rep: Sri Handayani/ Red: Andi Nur Aminah
Antara/Aprillio Akbar
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ada momen haru dalam sidang paripurna pembacaan rancangan APBD 2018 di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (15/11). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menceritakan kenangan di masa kampanye. "Pada 9 Januari 2017 lalu, saya berkunjung ke Bukit Duri. Di sana, di antara puing-puing gusuran rumah, seorang ibu yang rumahnya telah rata dengan tanah, ibu Saidah namanya, usianya sekitar 50 tahunan, datang dengan menggendong seorang anak," kata Anies.

Anies menceritakan, Saidah melepaskan kain selendang penggendongnya dan mengalungkan selendang batik itu kepada dia. Ia mengatakan sebuah pesan kepada ayah empat anak ini.

"Pak Anies, selendang ini yang saya pakai untuk menggendong anak saya. Nanti saat Bapak menjabat, Bapak gendong anak-anak Jakarta. Kami titipkan anak-anak kami, Pak," kata Anies menirukan pesan sang ibu dengan suara bergetar.

Menurut Anies, selendang itu adalah selendang terberat yang pernah terkalungkan di lehernya. Ia menganggap kain itu sebagai pengingat amanah. "Saudara-Saudara semua, sebagai anggota DPRD yang berkeliling, bertemu dengan seluruh lapisan warga Jakarta, pasti sering kali dititipkan amanah yang sama oleh warga," ujar dia.

Ia mengatakan, itu merupakan amanah bagi seluruh pemimpin dan pengelola kota Jakarta. Ia mengajak semua anggota dewan yang hadir untuk menggendong anak-anak Jakarta seperti menggendong anak sendiri. Ia juga mengajak mereka memajukan Jakarta dan semua insan di dalamnya.

Ia mengingatkan, semua yang dilakukan para pemimpin akan menjadi sorotan dan perhatian publik. Anies mengatakan, apabila di ibu kota negara ini, para pemimpim bisa mewujudkan janji-janji yang telah diikrarkan sebagai bangsa, maka menurut Anies, Indonesia telah siap menyongsong masa depan dengan penuh optimisme dan keyakinan.