Ahad , 17 December 2017, 00:20 WIB

Aksi Bela Palestina, Polisi: CFD Tetap Berjalan

Rep: Rahma Sulistya/ Red: Ratna Puspita
Republika/ Wihdan Hidayat
Persiapan Panggung Aksi Palestina. Teknisi memasang keperluan panggung untuk Aksi Bela Palestina di Monumen Nasional, Jakarta, Sabtu (16/12).
Persiapan Panggung Aksi Palestina. Teknisi memasang keperluan panggung untuk Aksi Bela Palestina di Monumen Nasional, Jakarta, Sabtu (16/12).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Kepolisian menyatakan car free day (CFD) tetap akan berlangsung Ahad (17/12) hari ini, kendati ada aksi bela Palestina 1712. Pada Ahad besok, Car Free Day tetap dilaksanakan dari pukul 06.00 WIB sampai pukul 11.00 WIB. 

Para peserta berasal dari massa Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Kemudian, Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga akan menggelar aksi paling besar untuk Palestina di Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) 2017. 

Aksi Indonesia bersatu Bela Palestina Ini akan digelar untuk merespons Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang mengakui sepihak Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel. Mereka akan mendatangi Kantor Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat (AS) di Jalan Medan Merdeka Selatan untuk menyampaikan protes terkait kebijakan tersebut.

Kepolisian sudah menyiapkan personel gabungan untuk lakukan pengamanan yang akan berlangsung hari ini (17/12) di Monas. Kasubdit Gakkum Lantas Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Budiyanto menyebutkan, kepolisian telah menyiapkan personel untuk pengamanan dan melakukan rekayasa lalin. 

Namun, terkait rekayasa lalu lintas (lalin) adalah situasional. "Pengaturan lalu lintas berkaitan dengan rencana aksi bela Palestina di Monas dan sekitarnya (Kedubes AS), rekayasa arus lalu lintas akan dilaksanakan melihat perkembangan situasi dilapangan (situasional)," ujar dia dalam keterangan tertulisnya Sabtu (16/12).

Kepolisian sudah menyiapkan kondisi ini dengan baik. Artinya, polisi telah memetakan rekayasa lalin tersebut, khususnya terkait dengan pengalihan arus.

Pertama, arus lalu lintas dari Hayam Wuruk yang akan mengarah ke Merdeka Barat, dialihkan ke Jalan Juanda-Pasar Baru-Gunung Sahari, atau ke Lapangan Banteng-Pejambon-Merdeka Timur-Ridwan Rais-Tugu Tani, dan seterusnya.

Kedua, arus lalu lintas dari Tugu Tani yang akan mengarah ke Merdeka Selatan dialihkan Jalan Ridwan Rais-Merdeka Timur-Jalan Perwira-Lapangan Banteng-Harmoni atau ke Jalan Gunung Sahari. 

Ketiga, arus lalin dari Bunderan HI yang akan mengarah ke Merdeka Barat dibelokan ke kiri ke Jalan Budi Kemuliaan-Jalan Abdul Muis-Harmoni dan seterusnya.

Terakhir, arus dari Tanah Abang yang akan mengarah ke Patung Kuda, diarahkan ke Jalan Abdul Muis-Jalan Majapahit-Harmoni, dan seterusnya.

Kepolisian juga telah menyiapkan kantong-kantong parkir bagi para peserta aksi. Yakni di halaman Masjid Istiqlal, Lapangan Banteng, Merdeka Timur 1 lajur, Jalan Juanda 1 lajur, dan Jalan Abdul Muis 1 lajur. 

Sebelumnya diberitakan, beberapa ormas yang telah mengadakan unjuk rasa pasca keluarnya pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait Yerussalem, mereka rencananya akan kembali melakukan unjuk rasa. Untuk kemungkinan itu, kepolisian siap melakukan pemetaan peserta dan personel gabungan.