Saturday, 11 Ramadhan 1439 / 26 May 2018

Saturday, 11 Ramadhan 1439 / 26 May 2018

Gas Meledak di Permukiman, 11 Rumah Terbakar

Rabu 14 February 2018 19:42 WIB

Rep: Adinda Pryanka/ Red: Andi Nur Aminah

Kediaman keluarga Halim di Perumahan Cimanggu Blok C2 RT 02/ 16 Kel. Kedungwaringin, Kec. Tanahsareal, Kota Bogor porak poranda akibat ledakan saluran gas yang terlepas dan terbakar, Rabu (14/2) siang.

Kediaman keluarga Halim di Perumahan Cimanggu Blok C2 RT 02/ 16 Kel. Kedungwaringin, Kec. Tanahsareal, Kota Bogor porak poranda akibat ledakan saluran gas yang terlepas dan terbakar, Rabu (14/2) siang.

Foto: Dok. BPBD Kota Bogor
Saluran gas alam terlepas akibat gigitan anjing yang dipelihara pemilik rumah.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Sebanyak 11 rumah terkena dampak akibat ledakan gas alam milik Perusahaan Gas Negara (PGN) di kawasan Cimanggu, Kelurahan Kedungwaringin, Tanah Sareal, Bogor, Rabu (14/2) siang. Akibatnya, satu orang atas nama Grace Tini Halim terluka.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor Ganjar Gunawan menjelaskan, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 12.30 WIB. "Sumbernya dari dapur kediaman keluarga Halim, termasuk di dalamnya ada ibu Grace yang jadi korban," ujarnya saat dikonfirmasi Republika.co.id, Rabu (14/2) sore.

Ganjar menyebutkan, selang saluran gas alam terlepas akibat gigitan anjing yang dipelihara pemilik rumah. Sampai saat ini, BPBD Kota Bogor dan kepolisian masih melakukan pemeriksaan untuk mengetahui kronologis detail.

Sementara itu, untuk api dari ledakan sudah berhasil dipadamkan. Rata-rata, ledakan berdampak ke plafon rumah. "Terparah, sampai mengakibatkan kaca rumah pecah," tutur Ganjar.

Satu korban luka, Grace, kini sudah dirujuk ke Rumah Sakit Hermina untuk mendapatkan penanganan medis. Rumah Halim sendiri rusak parah mengalami ledakan. Atapnya hancur dan kendaraan roda hitam yang berada di garasi depan dapur rusak.

 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES