Thursday, 9 Ramadhan 1439 / 24 May 2018

Thursday, 9 Ramadhan 1439 / 24 May 2018

Pemprov DKI Jakarta Kaji Diskon Pajak Tiket Asian Games

Jumat 18 May 2018 02:19 WIB

Rep: Silvy Dian Setiawan/ Red: Nur Aini

Petugas PPSU membuat mural tema Asian Games di Kawasan TB Simatupang, Jakarta, Rabu (16/5).

Petugas PPSU membuat mural tema Asian Games di Kawasan TB Simatupang, Jakarta, Rabu (16/5).

Foto: Republika/Mahmud Muhyidin
Pemprov DKI sesuai aturan daerah hanya bisa mendiskon pajak tiket 50 persen.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta belum bisa memastikan pembebasan pajak untuk tiket Asian Games. Menurut peraturan daerah, pembebasan pajak yang bisa diberikan hanya mencapai 50 persen.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno menuturkan, pihak Indonesian Asian Games 2018 Organizing Committee (Inasgoc) selaku penyelenggara Asian Games 2018, menginginkan agar Pemprov membebaskan pajak tiket tersebut 100 persen. Namun, Pemprov hanya bisa memberikan sebesar 50 sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda).

"Kita hanya bisa memberikan maksimum 50 persen. Pihak Inasgoc ingin 100 persen dan ini yang kami tidak bisa sesuai dengan Perda," kata Sandi di Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Jakarta Pusat, Kamis (17/5).

Untuk itu, Pemprov bersama dengan pihak Inasgoc akan mencari solusi terkait hal tersebut. Sehingga, ada kesepakatan yang didapat oleh kedua pihak.

"Tapi kita lagi mencarikan jalannya agar beban untuk pajak tiket yang dimohonkan oleh Inasgoc itu bisa dicarikan solusinya," ujarnya.

Selain itu, untuk mendukung perhelatan tersebut, Pemprov akan sosialisasi untuk menumbuhkan "demam" Asian Games. Salah satunya dengan menggelar lari obor di setiap kelurahan, yang diharapkan dapat membangun demam Asian Games di seluruh wilayah Jakarta.

"Persiapan mengenai membentuk demam Asian Games yang kita laporkan, sudah ada progres dari segi kegiatan-kegiatan seperti lari obor yang akan kita lakukan," ujarnya.

Pemprov pun juga mempersiapkan berbagai pengamanan untuk Asian Games nanti, dengan berkoordinasi dengan aparat keamanan seperti kepolisian, TNI, dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Dengan segala persiapan yang dilakukan oleh Pemprov tersebut, diharapkan penyelenggaraan Asian Games dapat berjalan kondusif, terlebih lagi dengan terjadinya aksi terorisme yang baru-baru ini terjadi.

"Walaupun ada travel advice dari beberapa negara (yang menyatakan Indonesia negara yang tidak aman dari aksi terorisme), tapi nanti pada saat persiapannya kita optimis (penyelenggaraan Asian Games) bisa aman dan terkendali," kata Sandi.

Baca: Jakarta akan Dilengkapi 300 CCTV dengan Pengenal Wajah

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES