Kamis , 14 September 2017, 20:56 WIB

Pemprov Jabar Raih Opini WTP Enam Kali Berturut-turut

Red: Bayu Hermawan
Republika/Edi Yusuf
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan memberikan sambutan pada pembukaan Rakernas Majelis Ekonomi Kewirausahaan dan Silaturahim Kerja Nasional Jaringan Saudagar Muhammadiyah, di Kota Bandung, Rabu (13/9).
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan memberikan sambutan pada pembukaan Rakernas Majelis Ekonomi Kewirausahaan dan Silaturahim Kerja Nasional Jaringan Saudagar Muhammadiyah, di Kota Bandung, Rabu (13/9).

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) selama enam kali berturut-turut sejak 2011-2016. Hal ini membuat Provinsi Jabar mendapatkan penghargaan dari Pemerintah Pusat sebagai provinsi yang paling sering meraih WTP.

"Kita bersyukur tadi di Istana Negara kita mendapatkan penghargaan atas kinerja keuangan pemerintah provinsi berupa diraihnya WTP selama enam kali berturut-turut atau diatas lima kali," kata Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan melalui siaran pers Biro Humas Pemerintah Provinsi Jabar di Bandung, Kamis (14/9).

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo kepada Gubernur Jabar Ahmad Heryawan saat pembukaan Rapat Kerja Nasional Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2017 yang diselenggarakan Kementerian Keuangan di Istana Negara, Jakarta, Kamis.

Gubernur yang akrab disapa Aher itu menyampaikan, raihan opini WTP menggambarkan akuntabilitas kinerja dalam laporan keuangan dan hasil kerja di lapangan berupa terwujudnya pembangunan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

"Tentu WTP ini menggambarkan bahwa akuntabilitas dan hasil kerja kita di lapangan telah sesuai," katanya.

Menurutnya, sejak perencanaan, pengorganisasian dan pelaksanaan anggaran termasuk evaluasi keuangan dan evaluasi kinerja memang serius menggambarkan apa yang dikerjakan sesungguhnya secara efektif, efisien dan justice.

"Selain efektif, efisiensi anggaran telah kita gunakan seperlunya, sewajarnya dan sesuai dengan kualitas yang kita inginkan," katanya.

Sedangkan justice, kata Aher, yaitu hasil kerja telah sesuai dengan anggaran yang telah dikeluarkan.

"Mudah-mudahan hasil akhir yang dirasakan masyarakat berupa 'ouput' dan 'outcome' itu betul-betul menggambarkan anggaran yang kita anggarkan untuk didaya gunakan bagi pembangunan masyarakat Jabar," katanya.

Aher mendedikasikan penghargaan tersebut untuk para Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Jabar yang telah bekerja keras dan konsisten mempertahankan raihan WTP selama enam kali berturut-turut.

"Penghargaan ini tentu kita dedikasikan untuk ASN Jabar, karena hakikatnya mereka yang bekerja keras dan secara konsisten selama enam kali berturut-turut bisa mempertahankan WTP ini," katanya.

Sumber : Antara