Kamis , 26 Oktober 2017, 14:43 WIB

Aher: Santri dan Pesantren Hadirkan Kedigdayaan Indonesia

Red: Agus Yulianto
Republika/Arie Lukihardianti
Gubernur Jabar Ahmad Heryawan (Aher) menghadiri Peringatan Hari Santri Nasional Tingkat Jabar di Alun-Alun Bandung, Kamis (26/10).
Gubernur Jabar Ahmad Heryawan (Aher) menghadiri Peringatan Hari Santri Nasional Tingkat Jabar di Alun-Alun Bandung, Kamis (26/10).

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengatakan, kontribusi nyata dari pesantren, ulama, dan santri menghadirkan kedigdayaan Indonesia. Bahkan, santri dan pondok pesantren adalah insan peradaban.

"Kontribusi dari keduanya tersebut masih berlangsung hingga saat ini dan mampu menghadirkan cara mendidik generasi kuat secara ilmu dunia dan akhirat," kata Aher, sapaat Ahmad Heryawan pada Peringatan Hari Santri Nasional Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2017 di Taman Alun-Alun Bandung, Kamis (26/10).

Aher menjelaskan, pondok pesantren adalah satu-satunya lembaga pendidikan yang berhasil memadukan dua kutub keilmuan, yaitu ulum dan funun. Ulum adalah jenis-jenis keilmuan beraneka ragam yang bersumber dari wahyu, Alquran, dan sunnah Rasulullah SAW.

Sementara funun adalah jenis-jenis keilmuam yang bersumber dari ayat-ayat alam semesta ciptaan Allah, kemudian digunakan oleh manusia untuk memudahkan kehidupan.

"Kita ingin membangun ke depan sebuah kepribadian. Tentunya landasan kemajuan kita itu tidak hanya materi, tapi juga nurani. Oleh karena itu, nanti kemajuan yang utuh, materinya maju, pembangunan fisiknya maju, jiwa dan moralnya maju juga. Itulah peradaban kemajuan yang kita inginkan," kata dia.

Pada kesempatan tersebut Gubernur Aher mengajak untuk menjadikan Hari Santri Nasional sebagai hari untuk memberikan penghargaan atas peran sejarah para santri, ulama, serta memberikan peran dan peluang kepada santri dan para ulama.

"Sekali lagi, mari kita hadirkan nuansa santri dan kehidupan yang berorientsi kehidupan yang utuh dunia dan akhirat. Itu menjadi nuansa kehidupan nasional, berbangsa, dan bertanah air," kata Aher.

Pada Kamis pagi, ribuan santri perwakilan dari seluruh Jawa Barat memenuhi Alun-Alun Bandung pada Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2017 Tingkat Jawa Barat. Sekretaris HSN 2017 H Abdul Rofe Taufik Umar mengatakan rangkaian HSN 2017 tingkat Jabar juga dimeriahkan dengan Helaran Santri yang berangkat dari Pondok Pesantren Sirnamiskin.

Peserta helaran (pawai) terdiri dari pembawa pataka bendera NU, lembaga dan badan otonom NU, marching band, barongsai, genjring Cirebonan, marawis dan zapin, angklung, tim Sarung Apung, Pasukan Berkuda, dan 174 delman.



Sumber : Antara