Sabtu , 28 October 2017, 09:40 WIB

Aher Harap Tangerang Sigap Bantu Keluarga Korban Kosambi

Rep: Rizky Suryarandika/ Red: Reiny Dwinanda
Republika/Mahmud Muhyidin
Kondisi suasana pascaledakan di pabrik produksi kembang api, Jalan Salembaran, Desa Belimbing, Kecamatan Kosambi Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (27/10).
Kondisi suasana pascaledakan di pabrik produksi kembang api, Jalan Salembaran, Desa Belimbing, Kecamatan Kosambi Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (27/10).

REPUBLIKA.CO.ID, TASIKMALAYA -- Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan memantau 17 orang warganya turut menjadi korban ledakan fatal gudang pabrik kembang api di Kosambi, Tangerang. Pria yang akrab disapa Aher itu pun menyampaikan belasungkawanya terhadap keluarga korban. 

"Saya harap pemerintah setempat sigap memberi bantuan terhadap keluarga korban," ujarnya kepada wartawan saat berkunjung ke Kota Tasikmalaya, Jumat (28/10) sore.

Di lain sisi, Aher berjanji untuk memerhatikan warganya yang menjadi korban ledakan pabrik mercon tersebut. Ia menjelaskan, langkah detailnya akan menjadi tanggung jawab kabupaten.

"Kalau sudah selesai di tingkat kabupaten maka provinsi tinggal memantau dan memonitor," ujarnya.

Warga asal Kabupaten Bandung Barat (KBB) dan Kabupaten Garut ikut menjadi korban ledakan pabrik kembang api di Kosambi, Tangerang. Sebanyak 13 warga asal Cicilin, KBB teridentifikasi sebagai korban dengan rincian enam tewas, tiga luka bakar dan empat selamat. 

Sementara itu, empat warga Kampung Karyamukti, Desa Karyamukti, Kecamatan Cibatu, Garut juga menjadi korban dengan rincian tiga luka bakar dan satu masih hilang.