Senin, 13 Ramadhan 1439 / 28 Mei 2018

Senin, 13 Ramadhan 1439 / 28 Mei 2018

Aher: Kedatangan Jokowi Memotivasi Pembangunan Pangandaran

Selasa 24 April 2018 11:41 WIB

Red: Ratna Puspita

Kapal nelayan di Pelabuhan Pendaratan Ikan Cikidang.

Kapal nelayan di Pelabuhan Pendaratan Ikan Cikidang.

Foto: ANTARA FOTO/Adeng Bustomi
Aher mengatakan Kabupaten Pangandaran sedang giat membangun dan menata daerahnya.

REPUBLIKA.CO.ID, PANGANDARAN -- Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan menyatakan, kedatangan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) ke Kabupaten Pangandaran akan memotivasi pembangunan daerah. Dia mengatakan pembangunan di Pangandaran akan menjadi lebih baik dari yang sudah dilakukan saat ini.

"Kedatangan Pak Presiden jadi motivasi bagi masyarakat Pangandaran untuk terus membangun," kata Gubernur Jabar saat sambutan peresmian Keramba Jaring Apung Lepas Pantai (KJA Offshore) di Pelabuhan dan Pendaratan Ikan Cikidang, Kabupaten Pangandaran, Selasa (24/4).

Ia menuturkan, Kabupaten Pangandaran merupakan kabupaten termuda di Jabar yang ditetapkan pada 2013. Sebagai Daerah Otonomi Baru (DOB), Pangandaran saat ini sedang giat membangun daerah di berbagai sektor.

"Kabupaten Pangandaran sedang giat membangun dan menata daerahnya," katanya.

Pria yang akrab disapa Aher itu menyampaikan, meskipun kabupaten termuda, tetapi penilaian Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mencatat Pangandaran sebagai DOB terbaik dibandingkan DOB lain di Indonesia. Terutama dalam percepatan pembangunannya. 

"Meskipun termuda kami harus laporkan bahwa penilaian Kemendagri DOB Pangandaran paling baik," katanya.

photo

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dan Presiden Joko Widodo (Ilustrasi). (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)

Ia menyampaikan, Kabupaten Pangandaran memiliki keistimewaan dalam pengelolaan pemerintahannya. Dia menyebutkan PAngandaran lebih cenderung membangun fasilitas umum dibandingkan kantor bupati.

Aher mengungkapkan, Kabupaten Pangandaran sejak diresmikan belum membangun kantor khusus bupati, tetapi dilebihdahulukan membangun sekolah, dan rumah sakit. "Berbeda di Pangandaran, kantor bupati belum dibangun tapi dibangun dulu yang lain, Puskesmas dulu, rumah sakit dulu," katanya.

Sementara yang belum selesai pembangunannya, kata dia, adalah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pangandaran yang sumber dananya dari Pemerintah Kabupaten Pangandaran dan Provinsi Jabar. "Bahu membahu Pemprov Jabar dan Pangandaran, kalau pemerintah pusat mau menyelesaikan pasti diterima oleh Pangandaran," katanya.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA