Rabu , 15 February 2017, 19:47 WIB

Ahmad Dhani Sementara Unggul di Pilkada Bekasi

Rep: Kabul Astuti/ Red: Andi Nur Aminah
Republika/Kabul Astuti
Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Bekasi, Sa'duddin (kanan) dan Ahmad Dhani (kiri)
Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Bekasi, Sa'duddin (kanan) dan Ahmad Dhani (kiri)

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- Pasangan calon bupati dan wakil bupati nomor urut dua Sa'duddin-Ahmad Dhani (SAH) unggul 35,06 persen dalam quick count sementara yang dilakukan DPD PKS Kabupaten Bekasi, Rabu (15/2). Paslon SAH unggul 35,06 persen dari 247 TPS atau 61,75 persen suara yang masuk sampai dengan pukul 15.30 WIB.

Pasangan pejawat nomor urut lima Neneng Hasanah Yasin-Eka Supria Atmaja menyusul dengan perolehan suara 32,33 persen, Obon Tabroni-Bambang Sumaryono (OBAMA) dengan 16,04 persen, Meilina Kartika Kadir-Abdul Kholik (Menarik) dengan 12,55 persen, dan Iin Farihin-KH Mahmud (IMAM) dengan 4,02 persen.

Ketua Tim Sukses SAH, Mustakim, mengatakan, data tersebut diperoleh dari hasil tabulasi 247 TPS yang dibuat para saksi di lapangan sampai dengan pukul 15.30 WIB. Mustakim optimistis paslon nomor urut 2 ini meraih kemenangan dalam Pilkada Kabupaten Bekasi 2017.

"Kami menang di beberapa kecamatan, yaitu mulai Tambun Utara, Tambun Selatan, Babelan, Cibitung, Serang Baru, dan Setu. Tapi insya Allah terus bergulir di beberapa kecamatan lain. Kami berdoa semoga SAH menang," kata Mustakim, kepada Republika.co.id, Rabu (15/2).

Mustakim memperkirakan tinggal 40 persen suara lagi untuk memastikan apakah Ahmad Dhani akan melenggang menjadi wakil bupati Kabupaten Bekasi. Kendati demikian, lanjut Mustakim, dia belum berani menyatakan kemenangan karena masih menunggu seratus persen suara masuk.

Meskipun dinyatakan unggul berdasarkan hasil quick count, calon wakil bupati Ahmad Dhani, enggan mengumbar pengumuman kemenangan. Musisi 44 tahun ini ingin menunggu sampai ada keputusan final dari KPU Kabupaten Bekasi.

"Meski dibilang akan ada indikasi menang di beberapa TPS, tapi saya belum mau mendahului takdir karena belum hasil final. Memang beberapa dari tim kita yang tersebar di TPS menyatakan ada kemenangan yang signifikan, tapi kan masih ada TPS yang belum ter-input juga," kata Dhani.

Ahmad Dhani melanjutkan tabulasi berasal dari data para saksi yang dikirimkan via WhatsApp (WA), kemudian diinput oleh tim. Setiap saksi paslon SAH yang tersebar di 3958 TPS mengirimkan bukti foto sehingga indikasi kecurangan bisa dideteksi ketika ada perbedaan suara terlalu jauh.