Kamis , 12 Oktober 2017, 17:36 WIB

Risma tak Kepikiran Maju Pilgub Jatim 2018

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Esthi Maharani
ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (kiri) dan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (kiri) dan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengaku tidak memiliki keinginan untuk ikut berkontestasi pada Pilgub Jatim 2018. Namun, jika pada akhirnya tetap maju pada kontestasi tersebut, kata Risma, itu bukan merupakan kehendaknya.

"Aku sudah ngomong kalau tidak ingin nyalon. Kalau ada sesuatu yang terjadi bukan kehendak saya, tapi kehendak Allah," kata dia usai menghadiri deklarasi damai antara Bonek dan PSHT di Mapolrestabes Surabaya, Jalan Sikatan, Krembangan Selelayan, Surabaya, Kamis (12/10).

Risma menambahkan, ketidakinginannya terlibat dalam kontestasi Pilgib Jatim 2018 sudah disampaikan ke Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristyanto. Tidak hanya kepada Hasto, kata Risma ketidakinginannya tersebut malah sudah disampaikan kepada Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.

"Aku sudah sampaikan ke Pak Hasto, sampaikan ke Bu Mega, Insya Allah bukan. Tapi kita semua tidak tahu rahasia Tuhan," ujar Risma.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto mengatakan, sangat mungkin jika partainya nanti mengusung Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini pada kontestasi Pilgub Jatim 2018. Apalagi, selama kepemimpinannya di Kota Pahlawan, Risma mendapat banyak apresiasi dari masyarakat.

Apresiasi tersebut, kata Hasto, dibuktikan dengan banyaknya penghargaan yang diterima Risma selama menjabat. Apalagi, lanjut Hasto, sejauh ini dari hasil survei, elektabilitas Risma pada Pilgub Jatim 2018 cukup tinggi.