Jumat , 13 October 2017, 10:02 WIB

Gerindra tak Terburu-buru Umumkan Dukungan di Pilgub Jatim

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Andri Saubani
Republika/Agung Supriyanto
Mantan mendiknas, M Nuh menjadi salah satu calon yang akan diusung Gerindra dalam Pilgub Jatim 2018.
Mantan mendiknas, M Nuh menjadi salah satu calon yang akan diusung Gerindra dalam Pilgub Jatim 2018.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Sekretaris DPD Partai Gerindra Jawa Timur Anwar Sadad mengungkapkan, proses politik di tingkat daerah, terkait nama calon yang akan di dukung di Pemilihan Gubernur Jawa Timur (Pilgub Jatim) 2018 sudah selesai. Terlebih, DPD Gerindra sudah mengusulkan nama-nama calon gubernur ke DPP, yang dirasa potensial untuk didukung.

Namun demikian, kata Anwar, partainya belum akan mengumumkan arah dukungan di Pilgub Jatim 2018, dalam waktu dekat. "Soal waktunya (pengumuman arah dukungan) belum ada kepastian. Sepertinya belum dalam waktu dekat," kata Anwar saat dihubungi Republika, Jumat (13/10).

Anwar hanya mengungkapkan, dari nama-nama yang diserahkan ke DPP, tidak tertera nama-nama calon wakil gubernur. Artinya, terkait calon wakil gubernur yang akan didukung Gerindra, nantinya disesuaikan dengan nama Cagub yang diputuskan DPP untuk didukung.

"Jadi untuk cawagubnya kita tidak mengusulkan. Nanti mungkin dibahas belakangan," terang Anwar.

Sebelumnya, DPD Gerindra mengajukan empat nama kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) untuk diusung sebagai Cagub di Pilgub Jatim 2018. Keempat nama itu adalah Syaifullah Yusuf (Wagub Jatim), Khofifah Indar Parawansa (Mensos RI), M Nuh (mantan Mendiknas), serta La Nyalla Mattalitti.