Sabtu , 04 November 2017, 11:10 WIB

PDIP-PKB akan Bentuk Tim Pemenangan Pilkada Jatim

Red: Ratna Puspita
Antara/Wahyu Putro A
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (tengah) menyalami pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (kiri) dan pasangannya Azwar Annas ketika rakor pengumuman calon gubernur dan wakil gubernur di Kantor DPP PDI Perjuangan Jakarta, Minggu (15/10).
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (tengah) menyalami pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (kiri) dan pasangannya Azwar Annas ketika rakor pengumuman calon gubernur dan wakil gubernur di Kantor DPP PDI Perjuangan Jakarta, Minggu (15/10).

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA — Dewan Pimpinan Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa dan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur membentuk tim pemenangan pasangan Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Abdullah Azwar Anas menghadapi Pilkada 2018.

"Ini adalah rapat perdana setelah PKB dan PDIP sepakat berkoalisi mengusung Gus Ipul-Mas Anas," ujar Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu PKB Jawa Timur Thoriqul Haq kepada wartawan di Surabaya, Sabtu (4/11).

Rapat perdana ini akan digelar di Grha Gus Dur kantor DPW PKB Jawa Timur Jalan Ketintang Madya Surabaya siang ini. Menurut dia, ada banyak hal yang akan dibahas, di antaranya penyusunan tim pemenangan, pembentukan posko serta strategi pemenangan.

"Meski usulannya ketua tim sebenarnya sudah disepakati dari PKB. Tapi tetap kami bahas dan finalisasi, termasuk keanggotaan tim pemenangan," ucapnya.

Untuk posko pemenangan gabungan partai, dia mengatakan, juga akan menjadi pembahasan utama, sedangkan posko pemenangan partai politik akan ditempatkan di kantor masing-masing. "Posko bersama ini merupakan tempat paling penting untuk koordinasi yang tak hanya bagi partai politik koalisi semata, namun juga bagi komunitas maupun relawan yang memiliki tujuan sama untuk menjadikan Gus Ipul-Mas Anas sebagai Gubernur serta Wakil Gubernur Jatim 2019-2024," katanya.

Politikus yang juga Ketua Komisi C DPRD Jatim tersebut mengatakan tim berasal dari internal partai politik pengusung. Selain itu, dia mengatakan, tim juga berkomitmen untuk menggandeng komunitas maupun kelompok relawan di media sosial yang sangat tertarik untuk mengantar pasangan calon yang diusungnya.

 

Sumber : Antara