Jumat , 10 November 2017, 10:44 WIB
Pilkada Jabar

Demiz Klaim Tiga Parpol Ini Segera Berikan SK Dukungan

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Bayu Hermawan
Republika/Edi Yusuf
Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar
Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Bakal Calon Gubernur Jabar 2018 Deddy Mizwar mengaku terus melakukan komunikasi politik dengan partai PAN, PKS, Demokrat dan Gerindra. Menurut pria yang akrab disapa Demiz pun, ketiga partai inti koalisi pun berencana menerbitkan surat keputusan (SK) dukungan untuk dirinya secara bersamaan. Sehingga, dalam waktu dekat bisa segera dideklarasikan.

"Mungkin akhir bulan ini SK akan keluar. Jadi, bersamaan ," ujar Demiz kepada wartawan, Jumat (10/11).

Menurut Demiz, ia akan menjadi kader Partai Demokrat. Rencananya, dalam beberapa waktu ke depan dirinya akan menerima kartu tanda anggota atau KTA dari partai tersebut.

"Saya akan menjadi kader Demokrat, Insya Allah, Insya Allah karena saya kan salah satu dari pendiri Partai Demokrat," katanya.

Demiz melanjutkan, dirinya menjadi bagian dari Partai Demokrat maka PKS bisa bersekutu dengan partai Demokrat di Pilgub Jawa Barat 2018. Begitu juga, denganGerindra akan tetap menjadi bagian dari koalisi karena belum putus apa-apa.

"Jadi koalisinya PKS dengan Demokrat dulu baru dengan PAN terus Gerindra juga akan kita ajak juga. Mudah-mudahan mau karena dia jadi trigger dari bagian koalisi awal," katanya.

Demiz mengaku, komunikasi dengan PKS, Partai Demokrat dan Partai Demokrat selama ini berjalan cukup bagus. Termasuk, dengan Ahmad Syaikhu yang akan menjadi wakilnya nanti.

"Alhamdulillah dengan Pak Syaikhu komunikasi jalanya bagus, dengan demokrat juga bagus," katanya.

Namun menurut Demiz, komunikasi antara dirinya dengan Ketua DPD Partai Gerindra Jabar Mulyadi sedikit terkendala. "Komunikasi (Mulyadi) belum, karena saya enggak mau memaksa, inikan ada kepentingan bersama, enggak bisa menekan dan memaksa seseorang," katanya.