Jumat , 10 November 2017, 15:31 WIB

Keras Penolakan PPP atas Cawagub Usulan Golkar

Red: Joko Sadewo
antara/sigid kurniawan
 Achmad Baidowi.
Achmad Baidowi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Politikus Partai Persatuan Pembangunan, Achmad Baidowi meminta agar cawagub yang mendampingi Ridwan Kamil dipilih dengan melihat pada elektabilitas di survei.

Menyikapi dengan keinginan Partai Golkar untuk memasangkan Ridwan Kamil dengan Daniel Muttaqien, Baidowi mengingatkan bahwa elektabilitas calon lebih menentukan kemenangan di Pilkada. Karena itu dia meminta agar cawagub yang akan disandingkan dengan Ridwan Kamil dilihat dari aspek elektabilitas survei.

"Penentuan calon wakil Ridwan Kamil sebaiknya dilakukan dengan menggunakan hasil survei," kata Baidowi kepada Republika.co.id, Jumat (10/11).

Baidowi mengingatkan bahwa tanpa Partai Golkar pun koalisi Partai Nasdem, PPP, dan PKB sudah memenuhi syarat pengusungan calon di pilkada. "Dan jumlah kursi tidak menjamin calon kepala daerah untuk memenangkan pertarungan. Karena elektabilitas calon yang paling menentukan," ungkapnya.

Dalam pantauan Republika.co,id, persaingan Golkar dengan PPP untuk figur yang mendampingi Ridwan Kamil terjadi sangat ketat. PPP sebagai pengusung awal Ridwan Kamil sudah mengajukan kadernya Uu Ruzhanul Ulum. Namun Golkar juga mengusulkan nama Daniel untuk dipasangkan dengan Ridwan Kamil

"Jika merujuk pada survei yang sudah dilakukan sejumlah lembaga, jelas kalau elektabilitas Uu lebih tinggi dibandingkan Daniel," kata Baidowi.