Sabtu , 11 November 2017, 04:04 WIB

PPP: Ridwan Kamil Butuh Pendamping dari Kalangan Pesantren

Red: Bilal Ramadhan
Republika/Edi Yusuf
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyatakan kandidat cagub Jawa Barat 2018 M Ridwan Kamil atau Emil membutuhkan sosok calon wakil gubernur yang memiliki latar belakang atau kultur pesantren.

"Ini sangat penting, karena ke depan generasi muda milenial dan santri ini yang melengkapi warna rakyat Jawa Barat. Ini yang ke depan akan memungkinkan dapat dukungan (masyarakat)," kata Ketua Umum PPP Romahurmuziy atau Romi, di Bandung, Jumat (10/11).

Romi menyambut positif resminya dukungan Golkar untuk Emil pada Pilgub Jawa Barat 2018 dan hal ini diyakini semakin memperkuat Wali Kota Bandung tersebut dalam ajang demokrasi lima tahunan ini.

Selain itu, Romi juga menilai semakin banyaknya partai yang mengusung Emil menandakan bahwa arsitek lulusan ITB ini merupakan calon gubernur yang paling kuat. "Maka Insha Allah atas izin Allah, Kang Emil menang," kata dia.

Ia mengatakan PPP telah merekomendasikan kadernya seperti Uu Ruzhanul Ulum dan Asep Moushul sebagai representasi santri, sehingga tepat untuk menjadi wakil Emil. "Jadi wakil untuk Kang Emil mestilah wakil yang merepresentasikan santri milenial, itu ada di diri Kang Uu," ujarnya.

Pemilihan Uu pun tidak semata karena Bupati Tasikmalaya itu kental dengan kultur pesantren namun juga faktor utama lainnya seperti hasil survei menunjukkan Uu pada posisi atas sebagai calon wakil gubernur.

"Jadi kami dulu mengajukan Kang Asep (Maoshul) dan Kang Uu. Dua-duanya bekerja dan melakukan sosialisasikan ke masyarakat. Dan Kang Uu tertinggi. Bukan di antara sesama santri, tapi di seluruh wakil yang beredar. Jadi kita obyektif saja," kata dia.

Menurut dia, kebutuhan akan sosok agamais untuk menjadi pendamping Emil ini telah disepakati oleh mitra koalisinya selaku pengusung pertama yakni Partai Nasional Demokrat (NasDem), dan PKB. Ia juga sudah sering menjalin komunikasi dengan masing-masing ketua umum untuk memantapkan rencana tersebut.

"Memang bukan mendahului Tuhan, tapi survei. Surveinya adalah Kang Uu. Kemarin juga sudah disampaikan ke Surya Paloh. Dan dia setuju," katanya.

Sumber : Antara