Sabtu , 11 November 2017, 15:51 WIB

PDI P Usung I Wayan Koster-Cok Oka Arthadan di Pilkada Bali

Rep: Kabul Astuti/ Red: Dwi Murdaningsih
Antara/Arifin
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PDI Perjuangan resmi mengusung pasangan I Wayan Koster dan Cokorda Oka Arthadan sebagai calon gubernur dan wakil calon gubernur untuk Pilkada Provinsi Bali 2018. Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengumumkan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Provinsi Bali untuk Pilkada 2018 ini, di Kantor DPP PDI Perjuangan, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (11/11).

Megawati mengatakan mencari calon kepala daerah tidaklah mudah. Ia harus hati-hati mempertimbangkan kemampuan dan kelayakan calon. Harus objektif, tidak ada like and dislike. Selain ketokohan calon, harus juga melihat aspirasi atau keinginan masyarakat.

"Saya berulang kali mengatakan bahwa PDIP harus mencari pemimpin yang bisa memimpin di suatu wilayah, itu tidak mudah," kata Megawati, di Jakarta, Sabtu (11/11).

Dikatakan Mega, generasi muda yang berumur 17 tahun ke atas jumlahnya tinggi sekali untuk pemilihan kali ini sehingga juga harus menjadi bahan pertimbangan.

Untuk calon gubernur, Megawati memilih anggota Komisi X DPR RI I Wayan Koster. Wayan Koster sempat bekerja di Balitbang Depdikbud, dosen tetap Universitas Tarumanegara, Universitas Pelita Harapan (UPH), Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Ia telah tiga kali terpilih sebagai anggota DPR. Saat ini Wayan Koster berada di Komisi X DPR RI.

Untuk wakil gubernur, Megawati menunjuk Cokorda Oka Arthadan. Menurut Mega, pemilihan pasangan ini sudah melalui pertimbangan matang. "Saya kenal orangnya sudah lama. Wakilnya ini berseberangan, versus, kontradiktif. Orangnya senang nari, kalau dibanding Pak Koster ya lebih tinggi," kata Megawati.

Calon wakil gubernur yang diusung PDI Perjuangan ini berasal dari Puri Ubud Gianyar. Dikatakan Megawati, ayah Cok Oka adalah seorang Raja Ubud yang sangat melegenda namanya karena telah memahsyurkan nama Ubud ke dunia internasional.

"Mudah-mudahan bisa sebuah kesatuan kepemimpinan," kata Megawati. Megawati meminta semua kandidat bakal calon gubernur dan wakil gubernur lain yang belum terpilih untuk menerima dengan legowo, serta mendukung suksesi kepemimpinan ini.

Megawati yakin PDI Perjuangan akan meraih kemenangan di Pilkada Bali 2018 mendatang. Kursi kepala daerah yang kini bergulir ke tangan koalisi Partai Demokrat dapat direbut kembali. Ia juga mengamanahkan kepada cagub-cawagub PDI P di Bali untuk menerapkan pola pembangunan semesta berencana.

Sebelumnya ada tiga nama yang mendaftar sebagai cagub dari PDI Perjuangan di Provinsi Bali. Yakni, Anggota DPR I Wayan Koster, Wali Kota Denpasar Rai Mantra, dan Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti. Untuk posisi Wagub, ada Rai Wijaya, Agus Suradyana dan Cok Oka Arthadan.