Kamis , 07 December 2017, 22:25 WIB

PKB Ingin Emil Pilih Wakil yang Bisa Mengurus Desa

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Bayu Hermawan
Republika/Edi Yusuf
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Ketua DPW PKB Provinsi Jawa Barat Syaiful Huda mengingatkan Ridwan Kamil (Emil) terkait pemilihan calon wakil gubernur. Huda berharap, Wali Kota Bandung itu memilih sosok yang mampu memperkuat peluang kemenangan pada Pemilu Gubernur Jawa Barat 2018.

Menurut Huda, Emil harus memilih calon wakil gubernur yang mampu melengkapi karakteristik arsitek lulusan ITB tersebut. Salah satunya yang mampu meraih simpati pemilih di pedesaan. Karena, mayoritas warga Jabar tinggal di pedesaan.

"Saya berharap Kang Emil konsolidasi di pedesaan, saya sangat berharap itu. Jawa Barat hampir 70 persen hamparan desa," ujar Huda di sela-sela Pencanangan dan Deklarasi Gerakan Komunitas Desa, di Bandung, Kamis (7/12).

Oleh karena itu, menurut Huda, ia berharap Emil mau memilih calon wakil gubernur yang memiliki kapabilitas untuk menata pedesaan. Terlebih, Emil merupakan teknokrat yang berhasil menata wilayah perkotaan.

"Kalau Kang Emil suka menata kota, jadi carilah teman-teman yang menata desa," katanya.

Huda menilai, Emil harus mencari figur yang memperkuat kemenangan, bukan menciptakan arus kelemahan. Terkait proses pemilihan calon wakil gubernur, Huda menolak jika mekanismenya disebut konvensi. Menurutnya, koalisi partai pengusung sepakat untuk bermusyawarah dalam menentukan kandidat tersebut.

"Jadi bermusyawarah, bukan konvensi," ucapnya.

Dikatakan Huda, nantinya musyawarah itu, akan melibatkan masyarakat yang direpresentasikan oleh sejumlah tokoh. Dengan begitu, ia pun memastikan, keputusan akhir terkait sosok wakil yang dipilih ada di tangan Emil.

"Nanti hasilnya diserahkan ke Kang Emil. Kang Emil yang menentukan," katanya.