Senin , 20 Maret 2017, 01:15 WIB

Ahok Bantah Lakukan Kampanye Ilegal

Rep: Noer Qomariah Kusumawardhani/ Red: Bayu Hermawan
Antara/Reno Esnir
Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok
Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menegaskan dirinya selalu patuh dengan aturan kampanye. Ahok mengaku tidak pernah melakukan kampanye tanpa izin.

Selain itu, Ahok juga mengatakan sering memanfaatkan waktu untuk memeriksa pekerjaan di lapangan selama cuti kampanye. Namun, ia membantah jika memanfaatkan status sebagai gubernur untuk berkampanye.

"Aku cuma cek kerjaan aja mumpung cuti. Lagi punya waktu cek kerjaan kan. Kita enggak pernah kampanye lho. Enggak pernah bilang pilih nomor dua, enggak pernah. Atau nanya, tahu gak nomor saya berapa? Enggak pernah. Aku cuma cek kerjaan," kata Ahok di Tomang City Garden Jakarta Barat, Ahad (19/3).

Ia memberikan contoh terkait memeriksa pekerjaan di lapangan.

"Eh, pernah enggak dinas kesehatan pernah datang ke sini? Masa orang sakit enggak pernah didatangin. Pernah saya catat nih. Begitu aktif Rapim, saya panggil nih, kok tempat ini enggak sampai?," ujarnya.

Sementara itu, Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan kriteria kampanye harus jelas.

"Sekarang gini kalau mau laporan, kalau kita mau nonton bioskop laporan nggak?, misalnya. Kalau kita mau ke pasar cek harga , laporan enggak ke Bawaslu. Kalau kita ke sungai lihat banjir, laporan enggak?," katanya.

Sebelumnya, Badan Pengawas Pemilu  DKI Jakarta (Bawaslu DKI Jakarta) telah menerima laporan dugaan kegiatan kampanye ilegal. Kampanye ilegal tersebut sejak 16 Februari 2017.