Senin , 10 April 2017, 04:36 WIB

Indo Digital Volunteer akan Laporkan Iklan Kampanye Ahok-Djarot ke KPI

Red: Bayu Hermawan
dok. Istimewa
Koordinator INSIDER  Anthony Leong
Koordinator INSIDER Anthony Leong

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perkumpulan Indo Digital Volunteer berencana melaporkan video kampanye pasangan Cagub Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Cawagub Djarot Saiful Hidayat ke Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Indo Digital Volunteer menilai video kampanye tersebut mengirim sebuah makna teror.

Ketua Perkumpulan Indo Digital Volunteer, Anthony Leong menilai video tersebut merupakan pelecehan terhadap masyarakat Jakarta yang dikesankan selalu punya watak kekerasan. Pengusaha muda itu menyebut video itu bukan lagi momentum yang tepat, karena keberagaman Indonesia itu sebuah fakta yang memang melekat.

"Keberagaman itu sudah fakta, tidak perlu terus dilontarkan. Ini seakan-akan Jakarta belum siap menerima keberagaman. Saya sendiri sangat tidak terima dengan iklan video tersebut. Kami lagi mengkaji dan mempersiapkan laporan ini ke KPI," tegas Anthony yang juga Pakar Digital Marketing itu.

Anthony menyebut video itu sebagai hal yang kontradiktif karena Ahok selama ini mengumbar kedamaian, kebhinekaan dan Pancasila, justru menampilkan berbagai visual yang mencekam.

"Dalam perspektif pesan komunikasi, visual-visual, dan gambar itu mengirim sebuah makna teror," ujarnya.

(Baca juga: Video Kampanye Ahok-Djarot Dinilai Lecehkan Presiden Jokowi)