Jumat , 21 April 2017, 21:05 WIB
Pilkada DKI

Anies Yakin Rekonsiliasi di DKI Hanya Soal Waktu

Rep: Mas Alamil Huda/ Red: Bilal Ramadhan
Republika/ Wihdan
Cagub DKI Jakarta Anies (kiri) Baswedan berjabat tangan dengan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (20/4).
Cagub DKI Jakarta Anies (kiri) Baswedan berjabat tangan dengan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (20/4).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Calon gubernur DKI Jakarta Anies Baswesan meyakini rekonsiliasi pascapilkada akan tercapai. Setelah pertemuan dengan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Balai Kota, Kamis (20/4), Anies menilai rekonsiliasi hanya soal waktu.

"Dimana-mana yang angkanya tinggi merasa menang yang angkanya rendah rasanya enggak nyaman, Sunatullah. Itu manusia seperti itu. Tapi kita perlu pelan-pelan," kata dia di Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (21/4).

Anies mengimbau seluruh relawan dan pendukungnya merangkul semua pihak, terutama pendukung Ahok-Djarot. Dia mengajak, semua pihak tak lagi bicara tentang Anies-Sandi dan Ahok-Djarot, tapi tentang membangun Jakarta ke depan secara bersama-sama.

"Kalau di tim itu sudah, insya Allah ke bawahnya itu bisa menular. Saya sampaikan kepada semuanya harus sejuk, kalau ceramah harus sejuk," ujar dia.

Anies mengaku, topik pokok pembicaraan dengan Ahok saat bertemu di Balai Kota salah satunya terkait rekonsiliasi atau menyatukan kembali bagian yang terpolarisasi akibat kontestasi DKI. Mereka sepakat untuk kembali bersatu membangun Jakarta.

Rekonsiliasi harus terjadi di kedua kubu, dari elite, calon, tim pemenangan hingga pendukung di akar rumput. Semua itu, kata Anies, telah dicontohkan oleh warga Ibu Kota yang menunjukkan matangnya mereka dalam berdemokrasi. Pilkada DKI berhasil dilalui warga DKI dengan damai tanpa ada friksi, apalagi konflik.