Jumat , 21 April 2017, 21:38 WIB
Pilkada DKI

Pengamat: Ingatkan Janji Paslon Pemenang, Sah-Sah Saja

Rep: Dea Alvi Soraya/ Red: Bilal Ramadhan
Republika/ Wihdan
Pasangan Cagub Cawagub DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno menggelar konferensi pers di Posko Pemenangan Paslon Anies-Sandi Kertajaya, Jakarta, Rabu (19/4).
Pasangan Cagub Cawagub DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno menggelar konferensi pers di Posko Pemenangan Paslon Anies-Sandi Kertajaya, Jakarta, Rabu (19/4).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Hiporia warga Jakarta atas terpilihnya Gubernur dan Wakil Gubernur Baru masih terasa. Praktisi hukum Alungsyah juga mengucapkan selamat kepada pasangan terpilih untuk memimpin Jakarta lima tahun ke depan.

Alung mengatakan, kemenangan Jakarta belum seutuhnya hadir. Menurut dia, kemenangan seutuhnya akan hadir ketika janji-janji dari pasangan terpilih telah tertepati. Dia juga mengimbau warga Jakarta untuk selalu mengingatkan Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih untuk segera menunaikan seluruh janji yang telah dilontarkannya saat masa kampanye.

“Mengingatkan paslon pemenang, itu sah-sah saja kok, tidak ada unsur kejahatannya disana,” ujar Alung, Jumat (21/4).

Alung mengatakan, Pilkada Jakarta adalah barometer bagi daerah lainnya. Oleh karena itu, jika berkaca pada kepemimpinan sebelumnya, Alung berpendapat Basuki Tjahaja Purnama (BTP) adalah sosok pemimpin yang gagah berani dan tidak terbelenggu oleh kepentingan partai politik (Parpol).

"Semoga Anies-Sandi juga dapat bersikap seperti itu dan berpihak kepada kepentingan rakyat, terutama untuk memenuhi janji-janjinya," ungkap dia.

Dia menuturkan, penentuan pemenang pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta yang sebenarnya akan ditentukan pada tanggal 1 mei nanti berdasarkan real count KPU. Oleh karena itu, dia berharap semua pihak tetap menghormati dan menjaga persatuan Jakarta.

Dia berharap, siapapun yang terpilih dapat mengeman amanah tersebut hingga akhir demi DKI Jakarta yang bermartabat.