Kamis , 04 Mei 2017, 11:33 WIB

Soal Rencana Taaruf Massal, Ahok: Gubernur Terpilih Bebas Saja

Rep: Noer Qomariah Kusumawardhani/ Red: Bilal Ramadhan
Republika/ Wihdan Hidayat
Gubernur DKI Jakarta terpilih, Anies Baswedan (kiri) bersama Gubernur DKI Jakarta saat ini Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)
Gubernur DKI Jakarta terpilih, Anies Baswedan (kiri) bersama Gubernur DKI Jakarta saat ini Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tak ambil pusing terhadap rencana program Pojok Taaruf  yang direncanakan oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Sandiaga Uno. Sandi berencana akan menyelenggarakan taaruf massal di Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA).

"Saya kira bebas saja lah. Gubernur terpilih, dia bebas saja menentukan apapun. Tapi ya selama kita ya, kita lakukan sesuai visi-misi kami," ujar Ahok di Balai Kota, Kamis (4/5).

Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengomentari terkait rencana Calon Wakil Gubernur Sandiaga Uno untuk menggelar Taaruf Massal bagi warga DKI Jakarta yang jomblo atau belum memiliki pasangan di Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA). Djarot menyarankan lebih baik kembali melihat fungsi RPTRA sebelum menggelar acara tersebut.

Sebelumnya, Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno berencana untuk menggelar taaruf massal di RPTRA. Menurutnya hal ini dapat menjadi solusi bagi warga DKI Jakarta yang belum mendapatkan pasangan. RPTRA dipilih menjadi taaruf massal, sebab menurut Sandiaga, tempat tersebut masih kurang kegiatan.