Jumat , 19 May 2017, 22:24 WIB

Presiden Sampaikan Duka Cita Atas Gugurnya Prajurit TNI

Rep: Dessy Suciati Saputri/ Red: Teguh Firmansyah
Reuters/ Yuri Gripas
Presiden Joko Widodo
Presiden Joko Widodo

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan belasungkawa terhadap empat prajurit TNI yang gugur dalam menjalankan tugasnya. Keempat prajurit tersebut gugur dalam latihan pendahuluan PPRC TNI pada Rabu (17/5).

"Saya ingin mengucapkan turut berdukacita atas gugurnya empat prajurit TNI dalam Latihan PPRC ini dan juga korban luka yang dirawat di rumah sakit," ucap Jokowi, berdasarkan siaran resmi Istana.

Hal ini disampaikan Jokowi saat melakukan kunjungan kerja dan menyaksikan latihan perang Pasukan Pemukul Reaksi Cepat TNI di Tanjung Datuk, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau.

Sebelumnya, menurut Kepala Dinas Penerangan TNI AD Brigjen TNI Alfret Denny Teujeh, di Jakarta, Kamis, kecelakaan itu menyebabkan empat prajurit gugur dan delapan orang mengalami luka. TNI pun tengah melakukan investigasi mengusut penyebab kecelakaan ini.

Kecelakaan tersebut terjadi akibat salah satu pucuk Meriam Giant Bow dari Batalyon Arhanud 1/K yang sedang melakukan penembakan mengalami gangguan pada peralatan pembatas elevasi. Sehingga tidak dapat dikendalikan dan mengakibatkan adanya korban jiwa dan luka-luka karena terkena tembakan.

Dalam kunjungan kerja ini, Presiden didampingi Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Hadi Tjahjanto, Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Ade Supandi, dan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Mulyono.