Ahad , 13 August 2017, 14:00 WIB

Jokowi Minta Siswa Giat Belajar dan Berolahraga

Rep: Debbie Sutrisno/ Red: Bilal Ramadhan
EPA/David Moir
Presiden Joko Widodo
Presiden Joko Widodo

REPUBLIKA.CO.ID, JEMBER --  Presiden Joko Widodo kembali membagikan kartu indonesia pintar (KIP) yang menjadi salah satu program andalannya. Kali ini Jokowi, sapaan akrabnya membagikan KIP di SMP Negeri 7, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur, Ahad (13/8).

"Belajar yang baik karena masa depanmu akan terbentang luas kalau anak-anak belajar dengan baik. Jangan lupa selalu berdoa dan juga berolahraga agar tubuh kita sehat," kata Jokowi disela-sela pembagian KIP dikutip dari siaran pers Istana Negara.

Adapun KIP yang dibagikan di Jember ini sebanyak 1.725, yakni 500 untuk siswa SD, 473 untuk siswa SMP, 300 untuk siswa SMA, 300 siswa SMK dan 152 untuk Paket k B dan C. Jokowi mengatakan, Kartu Indonesia Pintar (KIP) menjadi program pemerintah dalam menjamin dan memastikan seluruh anak usia sekolah dari keluarga kurang mampu terdaftar sebagai penerima bantuan tunai pendidikan sampai lulus SMA/SMK/MA.

Besarnya bantuan yang diberikan berbeda-beda, yakni siswa  SD mendapatkan bantuan Rp 450 ribu, siswa SMP menerima Rp750 ribu dan siswa SMA/SMK mendapatkan Rp 1 juta. Presiden mengingatkan para pelajar agar menggunakan dana bantuan KIP untuk keperluan pendidikan, seperti membeli sepatu, tas, buku.

"Kalau dananya dipakai bukan untuk keperluan sekolah, terus ketahuan nanti kartunya dicabut, ini janjian kita," ujarnya.

Dalam pertemuan ini, ada yang berbeda dalam kuis berhadiah sepeda, jika biasanya Presiden memberikan pertanyaan tentang Pancasila, nama-nama pulau, kota, kabupaten. Kali ini Presiden meminta pelajar yang memiliki keterampilan khusus, yaitu pencak silat dan membaca puisi untuk menunjukkan keahliannya. Bahkan Presiden menduetkan siswa SMP bernama Aliya dan siswa SD bernama Nabila membacakan puisi.