Wednesday, 5 Jumadil Akhir 1439 / 21 February 2018

Wednesday, 5 Jumadil Akhir 1439 / 21 February 2018

Yusril: PBB Butuh Kader Tangguh dengan Keislaman Kuat

Ahad 13 August 2017 23:03 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Yusril Ihza Mahendra

Yusril Ihza Mahendra

Foto: Antara

REPUBLIKA.CO.ID, PAMEKASAN -- Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra mengingatkan para pader partai itu, agar tetap menjaga citra positif partai dan menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Menurut dia, tujuan didirikannya PBB pada tanggal 17 Juli 1998, untuk menjunjung tinggi ajaran Islam dan menjaga kedaulatan NKRI, dan hal itu selaras dengan pembukan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.

"Yang perlu dipahami bersama bahwa kemerdekaan itu tidak datang tanpa perjuangan, dan oleh karenanya itu, mari kita jaga dan rawat bangsa ini secara bersama-sama dengan tetap menghargai perbedaan yang ada," ujar Yusril saat menyampaikan orasi politik pada acara Peringatan Milad Ke-19 PBB DPC Pamekasan, Minggu.

Yusril juga menjelaskan bahwa sejarah bangsa Indonesia dan kondisi yang terjadi saat ini, baik hambatan maupun tantangan yang akan dihadapi Indonesia ke depan. Kader yang tangguh dan memiliki komitmen Keislaman yang kuat menurut dia sangat dibutuhkan. Sebab PBB merupakan salah satu partai yang berkomitmen memperjuangkan nilai-nilai ke-Islam-an.

Kedatangan Ketua Umum DPP PBB Yusril Ihza Mahendra ke acara Milad Ke-19 PBB Pamekasan ini merupakan bagian dari lawatannya di Madura.

Sebelum ke Pamekasan, mantan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ini, terlebih dahulu berkunjung ke Pondok Pesantren Attaroqi Sampang asuhan KH Fauroq bin Alawy Muhammad, yakni putra Almarhum KH Alami Muhammad.

Selanjutnya Yusril singgah di kantor DPC Sampang, sebelum akhirnya melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Pamekasan menghadiri acara Milad yang digelar PBB Pamekasan.

Usai mengisi Milad Ke-19 PBB Pamekasan, Yusril menemui sejumlah tokoh ulama Pamekasan. Antara lain bersilaturrrahim dengan KH Muhammad Rofii Baidhawi, pengasuh LPI Alhamidy Banyuanyar yang juga tokoh PBB. Selanjutnya ia mengunjungi kediaman KH Ali Karrar Shanhaji, Ketua Aliansi Ulama se Madura (AUMA) di Pondok Pesantren MISDAT Proppo, Pamekasan.

"Besok rencananya akan menjadi pemateri dalam acara diskusi publik di Unira Pamekasan, dan selanjutnya akan menjadi pembicara di Universitas Wiraraja Sumenep," kata Koordinator Kegiatan Kunjungan Yusril dari DPW PBB Jatim Moh Ramli, Ahad malam.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES