Rabu , 20 September 2017, 05:01 WIB

Jajang C Noer: Pembuatan Film G 30 S/PKI tak Diawasi Orba

Red: Teguh Firmansyah
Yuotube
Film G30 S PKI (ilustrasi)
Film G30 S PKI (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Istri Sutradara Arifin C. Noer, Jajang C. Noer membantah jika pembuatan film G30 S/PKI diawasi atau dikontrol oleh rezim Orde Baru.  "Tapi tak benar kami diawasi," ujar Jajang dalam diskusi di ILC, TV One, Selasa (19/9) malam.

Jawaban Jajang sekaligus menjawab beragam spekulasi yang beredar jika film itu diawasi dengan ketat.  Jajang mengakui film itu memang pesanan dari pemerintah. Selain Arifin ada satu lagi calon sutradara yakni, Teguh Karya.
 
"Memang pesanan dari pemerintah yang sebelumnya telah bertanya ke mas Gunawawn (GM), GM bilang sutradaya ada Teguh Karya dan Arifin C Noer. Lalu pak Dipa pilih Arifin," ujarnya.
 
Suaminya, kata Jajang, membuat film itu dengan kecintaannya terhadap negeri ini. Hanya saja, ia tak menyangka jika film tersebut jadi propaganda yang wajib ditonton paksa. "Mas Arifin tak mungkin mengerjakan sesuatu yang tak ia yakini," ujarnya.
 
Pengamat Salim Said juga ragu jika Arifin C Noer dikontrol saat membuat film tersebut. Ini mengingat sosok Arifin yang cukup keras. Bahkan ia dibujuk berulangkali agar mau menyutradarai film tersebut.  "Dia keras tak mungkin dikontrol. Mari kita menghormati almarhum sebagai seniman," ujarnya.