Jumat , 06 Oktober 2017, 10:40 WIB

Bahas Soal Impor Senjata, Wiranto Undang TNI dan Polri

Rep: Dian Erika Nugraheny/ Red: Andi Nur Aminah
Yasin Habibi/ Republika
Menko Polhukam Wiranto
Menko Polhukam Wiranto

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Wiranto menggelar rapat koordinasi bersama sejumlah instansi terkait pada Jumat (6/10). Rapat yang membahas regulasi terkait pembelian senjata itu menghadirkan TNI, kepolisian, BIN, BNN, BNPT, PT Pindad dan sejumlah aparat pemerintah terkait.

"Kami ingin menuntaskan permasalahan yang menjadi isu kemarin, terkait masalah senjata yang terus berkembang dengan berbagai spekulasi dimasyarakat," ujar Wiranto kepada wartawan di Kantor Kemenkopolhukam, Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.

Wiranto menyebutkan, rapat diikuti oleh TNI, kepolisian, BIN, PT Pindad, BNPT, BNN dan aparat pemerintahan lain yang terkait. "Saya undang kemari untuk bincang-bincang kembali terkait hal-hal yang menyangkut regulasi, penggunaan, pembelian, pengadaan, dan sebagainya. Supaya semuanya bisa diatur dengan jelas dan tidak banyak spekulasi yang berkembang di masyarakat," lanjutnya.

Wiranto menegaskan, spekulasi yang tidak jelas akan membuat gaduh dan meresahkan masyarakat. Hal tersebut bisa berpengaruh kepada stabilitas nasional. "Kita butuh ketenangan, kedamaian, dan kebersamaan. Hari ini kita tuntaskan (pembahasan, Red) sebagaimana janji saya, " tambahnya.