Jumat , 06 October 2017, 20:14 WIB

Sudirman Said Dikenalkan ke Warga Kampung Warteg

Red: Angga Indrawan
ist
Sudirman Said dan Sastoro (berjaket) bersama warga kampung warteg, Cabawan, Tegal.
Sudirman Said dan Sastoro (berjaket) bersama warga kampung warteg, Cabawan, Tegal.

REPUBLIKA.CO.ID, TEGAL - Ketua Umum Koperasi Warung Tegal (Kowarteg) Sastoro mengenalkan bakal calon gubernur Jateng, Sudirman Said kepada warga Kampung Warteg, di Desa Cabawan, Tegal, Jateng. Pengenalan dilakukan Sastoro, yang dikenal juga sebagai sesepuh pengusaha warteg, saat shalat Jumat (6/10) di Masjid As-Safar, Cabawan. 

Sesi pengenalan Sudirman dilakukan Sastoro sebelum rangkaian sholat Jumat dimulai. 

"Iki sedulurku lanang (saudara laki-laki saya), mantan menteri ESDM. Tolong wajahnya diingat-ingat nanti pemilu (Pilgub)  2018 dipilih," kata Sastoro kepada jamaah shalat Jumat

Pada kesempatan itu Sastoro meminta  jamaah sholat Jumat mendoakan Sudirman Said agar mendapat kepercayaan masyarakat memimpin Jateng. Sebelum ke masjid, Sastoro juga mengenalkan Sudirman kepada warga Cabawan, yang berada di sekitar daerah tempat tinggalnya. 

Dalam kunjungannya ke Brebes dan Tegal, Sudirman menyempatkan diri mengunjungi Desa Cabawan, yang juga dikenal sebagai kampung warteg. Desa ini merupakan kampung halaman para pedagang warteg yang tersebar di Jabodetabek maupun daerah-daerah lainnya di Indonesia.

Sudirman menyaksikan sendiri hasil jerih payah para diaspora (perantau) Tegal yang menjadi pedagang nasi di Jabodetabek. "Ini contoh nyata bahwa masyarakat perantau bisa membangun desanya, setelah berhasil di perantauan," katanya sambil menyaksikan kampung yang tertata rapi dengan deretan bangunan rumah permanen yang kokoh dan bagus.

Sudirman sendiri merasa salut dengan keberadaan warteg yang tersebar di berbagai penjuru, karena menggerakan ekonomi masyarakat dan dapat menyediakan lapangan kerja yang cukup besar. 

Dia menggambarkan, jumlah warteg yang ada di Jabodetabek saja mencapai sekitar 35.000 warung. Jika masing-masing watwg, yang beroperasi 24 jam mempekerjakan lima orang karyawan saja, maka ada sekitar 175.000 lapangan pekerjaan. 

Berita Terkait