Jumat , 13 October 2017, 16:13 WIB

Baru Tujuh dari 73 Parpol yang Sudah Daftar Pemilu 2019

Rep: Ronggo Astungkoro/ Red: Andri Saubani
Republika/Prayogi
Ketua KPU Arief Budiman bersama petugas menata boks kontainer berisi berkas dan syarat pendaftaran partai PDI-P di kantor KPU Pusat, Jakarta, Rabu (11/10).
Ketua KPU Arief Budiman bersama petugas menata boks kontainer berisi berkas dan syarat pendaftaran partai PDI-P di kantor KPU Pusat, Jakarta, Rabu (11/10).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyatakan, hanya 73 partai politik (parpol) yang berhak mendaftar sebagai calon peserta Pemilu 2019. Hingga kini, baru ada tujuh parpol yang melakukan pendaftaran ke KPU.

"Sesuai regulasi saja, KPU meminta daftar parpol ke Kemenkumham. Kemudian dikeluarkan daftarnya dan ada 73 parpol terdaftar sebagai badan hukum partai politik," ungkap Ketua KPU RI Arief Budiman kepada wartawan di Kantor KPU RI, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (13/10).

Karena itu, kata Arief, hanya 73 parpol yang termasuk ke dalam daftar itu yang berhak mendaftar sebagai calon peserta Pemilu di KPU. Terkait dualisme Partai Persatuan Pembangunan  (PPP), ia menjawab partai tersebut belum melakukan pendaftaran. "Sekarang kan belum mendaftar partai yang dikatakan punya kepengurusan ganda itu. Jadi kita tunggu saja," jelas dia.

Dari 73 parpol itu, 30 parpol telah memberikan mandat kepada KPU untuk menunjuk liaison officer (LO) sebagai penghubung antara mereka dengan KPU. Kemudian parpol-parpol itu telah diberikan username dan password untuk memasukan data ke sistem informasi partai politik (Sipol). Sebanyak 25 parpol dari 30 parpol yang telah memiliki username dan password itu telah melalukan pemasukkan data ke Sipol itu.

"Ada yang sudah 100 persen, ada yang belum 100 persen, ada yang masih di tengah-tengah," ujar Arief.

Selanjutnya, Arief menerangkan, sampai siang hari ini, sudah ada tujuh partai yang melakukan pendaftaran dari parpol-parpol tadi. Beberapa partai lainnya sudah melakukan konsultasi ke help desk KPU. Dari tujuh parpol tadi, satu di antaranya sudah dinyatakan dapat diterima pendaftarannya.

"Sementara yang lain masih ada yang melengkapi berkas. Ada yang sedang dalam proses pemeriksaan," jelas Arief.

Ia menjelaskan, waktu pendaftaran hanya tersisa tiga hari lagi. Senin (16/10) mendatang, pendaftaran akan ditutup. Arief pun meminta kepada parpol yang belum mendaftar untuk tidak mendaftar mendekati batas akhir itu.

"Kami ingin ingatkan mohon parpol tidak melakukan pendaftaran di hari akhir. Karena berdasarkan pengalaman sampai sekarang, harus ada saja yang dicek kembali," terang Arief.