Jumat , 27 Oktober 2017, 21:54 WIB

Wasekjen PDIP: Jokowi-SBY Bicarakan Masalah Kebangsaan

Rep: Kabul Astuti/ Red: Karta Raharja Ucu
Biro Pers Setpres
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima kunjungan Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (27/10)
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima kunjungan Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (27/10)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Sekjen DPP PDIP sekaligus Ketua Fraksi PDI Perjuangan MPR RI, Ahmad Basarah mengaku belum mendapat informasi detail pembicaraan antara Presiden Joko Widodo dengan Presiden Keenam RI, Susilo Bambang Yudhoyono yang berlangsung di Istana Merdeka, Jumat (27/10). Petinggi DPP PDIP itu hanya memperkirakan bahwa pertemuan tersebut membicarakan banyak hal tentang masalah-masalah kebangsaan.

"Saya kira pertemuan tersebut membicarakan banyak hal tentang masalah-masalah kebangsaan. Persisnya saya belum mendapat informasi detil tentang isi pertemuan tersebut," kata Ahmad Basarah saat dihubungi Republika, Jumat (27/10).

Basarah belum berani berkomentar saat ditanya apakah pertemuan tersebut berkaitan dengan Perppu No 2 Tahun 2017 tentang ormas yang baru saja disahkan DPR RI. Diketahui, Partai Demokrat yang semula menolak kemudian berbalik arah mendukung disahkannya perppu tersebut.

Begitu pula, Basarah tidak berani menjawab saat ditanya apakah pertemuan tersebut menjajaki kemungkinan koalisi antara Partai Demokrat dengan partai berlambang banteng moncong putih itu. "Saya belum bisa menyimpulkan ke arah itu," ujarnya.

Presiden Jokowi dan Ketua Umum Partai Demokrat SBY melakukan pertemuan mendadak di Istana Negara, Jumat (27/10) siang tadi. Baik Jokowi maupun SBY sama sekali tidak memberikan keterangan kepada awak media perihal agenda pertemuan tersebut.