Wednesday, 7 Jumadil Awwal 1439 / 24 January 2018

Wednesday, 7 Jumadil Awwal 1439 / 24 January 2018

Tentara Pembebasan Papua akan Tingkatkan Serangan Bersenjata

Ahad 29 October 2017 09:17 WIB

Rep: fitriyan zamzami/ Red: Joko Sadewo

Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat

Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat

Foto: istimewa

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pimpinan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) sepakat akan meningkatkan serangan bersenjata terhadap TNI dan Polisi di Papua Barat.

Juru Bicara TPNPB Sebby Sambom yang menghubungi Republika.co.id menggunakan nomor telepon berkode negara Vanuatu, mengatakan serangan-serangan yang frekuensinya meningkat belakangan adalah kesepakatan yang telah diambil para petinggi TPNPB awal tahun ini di Biak Numfor, Papua.'

"Serangan-serangan itu akan ditingkatkan hingga mencapai titik puncak pada 2018 nanti,” kata Sebby Sabtu (28/10). 

Sebby mengklaim, ia baru berbicara dengan para pimpinan wilayah TPNPB pada Sabtu (28/10) yang menyatakan akan menerjunkan pasukan tambahan. "Kodap (Komando Daerah Pertahanan) Lany Jaya, Kodap Nduga, Kodap Mappi, Kodap Puncak Jaya, dan daerah lainnya sudah menuju ke Tembagapura," ujarnya. 

Ia juga menyatakan keprihatinannya atas gugurnya para prajurit muda dari NKRI.  "Kasihan mereka itu, masih muda sudah dikirim ke sini," ujar dia. Ia berdalih, pasukan TPNPB hanya menjalankan tugas mereka dalam perjuangan kemerdekaan Papua Barat. 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Istana Ini Kini Menjadi Museum

Rabu , 24 January 2018, 09:15 WIB