Jumat , 03 November 2017, 05:07 WIB

Hasil Survei Populi Center Sebut Jokowi Sudah Semakin Tegas

Red: Andi Nur Aminah
Antara/Rosa Panggabean
Presiden Joko Widodo menyampaikan pengarahan kepada gubernur, bupati, dan wali kota seluruh Indonesia, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (24/10).
Presiden Joko Widodo menyampaikan pengarahan kepada gubernur, bupati, dan wali kota seluruh Indonesia, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (24/10).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Hasil survei lembaga kajian Populi Center terkait dengan tiga tahun pemerintahan Kabinet Kerja menunjukkan pandangan mayoritas publik bahwa Presiden Joko Widodo semakin tegas. "Sebanyak 32,8 persen responden atau mayoritas menilai Presiden Joko Widodo semakin tegas menjalankan pemerintahan," ujar Direktur Populi Center Usep S Ahyar dalam pemaparan hasil survei bertajuk "3 Tahun 'Indonesia Sentris': Penilaian Dari Rakyat" di Jakarta, Kamis (2/11).

Usep mengatakan sisanya sebanyak 19,5 persen menilai Jokowi masih di bawah pengaruh tokoh-tokoh politik, sebanyak 15,3 persen memandang Jokowi masih lemah kepemimpinannya, sebanyak 11,8 persen menilai semakin kuat secara politik, dan 20,6 persen tidak tahu/tidak menjawab. Hasil survei juga merekam tingkat kepuasan mayoritas responden terhadap pemerintahan Jokowi-JK setelah tiga tahun masa kabinet.

Sebanyak 62 persen responden menyatakan puas yang terdiri dari sangat puas 6,8 persen dan puas 55,2 persen. Sementara responden yang tidak puas sebesar 35,1 persen terdiri dari kurang puas 30,3 persen dan tidak puas 4,8 persen. Sedangkan sisanya 2,9 persen tidak tahu atau tidak menjawab.

Survei itu dilakukan pada 19 Oktober hingga 26 Oktober 2017 terhadap 1.200 responden. Metode survei dilakukan dengan multistage random sampling atau pengambilan sampel secara acak berjenjang dengan tingkat kesalahan 2,8 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.