Senin , 13 November 2017, 19:00 WIB

PPP Bertahan di Nama Uu Ruzhanul Ulum

Rep: Silvy Dian Setiawan/ Red: Joko Sadewo
istimewa
Achmad Baidowi
Achmad Baidowi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Sekretaris Badan Pemenangan Pemilu (Bappelu) DPP Partai Persatuan Pembangunan, Achmad Baidowi mengusulkan agar Ridwan Kamil segera melakukan pertemuan dengan partai pendukungnya. Tujuannya agar didapat kesepakatan bersama siapa yang akan mendampingi Ridwan Kamil dalam Pemilihan Kepala Daerah Jawa Barat (Pilkada Jabar) 2018 mendatang.

"Ridwan Kamil harus segera membuat pertemuan dengan partai-partai yang mendukung dirinya," katanya ketika dihubungi Republika.co.id, Senin (13/11).

Baidowi mengatakan, saat ini belum ada tanda-tanda akan diadakannya pertemuan untuk membahas siapa calon yang akan mendampingi Wali Kota Bandung tersebut di Pilkada 2018 mendatang.

"Sejauh ini, belum ada dijadwalkan (pertemuan antar partai pendukung). Belum diagendakan kapan teman-teman anggota parpol ini bertemu untuk membahas itu," kata Baidowi yang saat ini juga menjabat sebagai anggota Komisi II DPR RI tersebut.

PPP sebelumnya sudah mengusulkan kadernya yaitu Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum. Berdasarkan hasil survei, kata Baidowi, Uu memperoleh hasil tertinggi dari pada nama lainnya.

Nama yang sudah diusulkan oleh partai pendukung lain, di antaranya Syaiful Huda (Kader PKB) dan Daniel Muttaqien (Kader Golkar).

Baidowi mengatakan dari survei tersebut dapat dijadikan sebagai bahan analisa dalam pertemuan seluruh partai pendungkung Ridwan Kamil. "Hasil survei dari PPP (yang dilakukan oleh lembaga independen) harus diserahkan dan dilihat serta dianalisis, pola kemenangannya seperti apa," tambahnya.

PPP, masih konsisten untuk mengusulkan Uu sebagai pendamping. Karena berdasarkan hasil survei yang telah dilakukan PPP melalui lembaga independen, UU meraih suara tertinggi. Oleh karena itu, menurut Achmad, jika Ridwan Kamil dipasangkan dengan Uu, potensi kemenangan akan semakin besar.