Selasa , 21 November 2017, 16:09 WIB

Titiek Soeharto Siap Dicalonkan Jadi Ketum Golkar

Rep: Debbie Sutrisno/ Red: Andri Saubani
Republika/Prayogi
Wakil Ketua Dewan Pakar DPP Golkar Titiek Soeharto bersama Ketua Generasi Muda Partai Golkar (GMPG) Ahmad Doli Kurnia menjawab pertanyaan seusai melakukan pertemuan di Jakarta, Jumat (11/8).
Wakil Ketua Dewan Pakar DPP Golkar Titiek Soeharto bersama Ketua Generasi Muda Partai Golkar (GMPG) Ahmad Doli Kurnia menjawab pertanyaan seusai melakukan pertemuan di Jakarta, Jumat (11/8).

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Perburuan Ketua Umum Partai Golkar mulai menyeruak. Sejumlah kandidat namanya telah dimunculkan untuk menggantikan Setya Novanto yang saat ini ditahan KPK terkait kasus KTP-el.

Wakil Ketua Dewan Pakar Golkar Siti Hediyati Haryadi ikut angkat bicara terkait pergantian ketua umum. Secara tersirat, dia pun siap mencalonkan diri untuk duduk di kursi tertinggi partai Pohon Beringin tersebut. "Ya kita di mana-mana anak tentara harus siap," kata Siti usai melakukan pertemuan antara FKPPI dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan, Selasa (21/11).

Wanita yang akrab disapa Titiek Soeharto itu, cukup prihatin dengan kondisi yang ada pada tubuh Golkar karena pimpinannya terkena musibah. Bahkan keprihatinannya itu juga ditujukan untuk DPR RI.

Menurutnya, dalam waktu dekat harus ada pergantian kursi pimpinan baik di DPR maupun di Golkar. Pergantian di Golkar bisa melalui musyawarah nasional (munas) atau musyawarah nasional luar biasa (munaslub).

"Plt (pelaksanan tugas) kan memang untuk nanti menuju munaslub,  mempersiapkan. Kalau nggak ada di AD/ART lebih baik langsung kita ke munas,  kepengurusan yang ada ini kita persiapkan untuk munas aja. kalau nanti plt panjang lagi gitu," kata Titiek.


Berita Terkait