Jumat , 24 November 2017, 08:48 WIB

Kendaraan Politik Demiz Bernama Koalisi Zaman Now

Rep: Rizky Suryarandika/ Red: Joko Sadewo
Republika/Edi Yusuf
Wakil Gubernur Jabart yang juga calon Gubernur Jabar, Deddy Mizwar (kanan) dan Ketua DPW PKS Jabar Ahmad Syaikhu diwawancara wartawan usai bersilaturahim di Kantor DPW PKS Jawa Barat, Jl Soekarno Hatta, Kota Bandung, Jumat (27/10).
Wakil Gubernur Jabart yang juga calon Gubernur Jabar, Deddy Mizwar (kanan) dan Ketua DPW PKS Jabar Ahmad Syaikhu diwawancara wartawan usai bersilaturahim di Kantor DPW PKS Jawa Barat, Jl Soekarno Hatta, Kota Bandung, Jumat (27/10).

REPUBLIKA.CO.ID, TASIKMALAYA -- Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar (Demiz) berencana mengikuti konstelasi Pilgub Jabar 2018. Ia menyebut kehadiran koalisi 'zaman now' akan menjadi kendaraan politiknya menuju tampuk kepemimpinan.

Pria yang akrab dipanggil Demiz itu menyebut sudah ada tiga partai politik yang tergabung dalam koalisi zaman now. "Insya Allah koalisi deklarasi dalam waktu dekat, Demokrat-PAN-PKS, koalisi zaman now, bukan poros baru," katanya ketika menghadiri kegiatan di Kota Tasikmalaya, Kamis (24/11).

Selain ketiga partai itu, Demiz mengaku sudah mengajak Partai Gerindra. Namun ia menyerahkan pada mekanisme partai Gerindra terkait keikutsertaan dalam koalisi zaman now itu.

"Gerindra akan diajak walau tiga sudah cukup, Gerindra kalau mau ikut ayo, kalau enggak ya enggak apa-apa, setiap partai punya sikap sendiri," ujarnya.

Sedangkan ketika disinggung soal pendampingnya dalam Pilgub, ia menyerahkan sepenuhnya pada partai. Ia pun membantah sudah menjalin komunikasi dengan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi. Saat ini, ia digadang-gadang berdampingan dengan politisi PKS Jabar Ahmad Syaikhu.

"Saya wakil Demokrat, PAN tidak ada syarat ajukan Wagub, maka PKS ajukan Wagub yaitu pak Ahmad Syaikhu, karena kursi Demokrat dan PKS di Jabar sama-sama 12," ucapnya.

Berita Terkait