Jumat , 12 January 2018, 04:08 WIB

Koalisi PKS-Gerindra Hadapi 8 Parpol Pendukung Pejawat

Red: Didi Purwadi
Republika/Yogi Ardhi
Pilkada (ilustrasi)
Pilkada (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID,  BEKASI -- Koalisi Gerakan Indonesia Raya (Gerindra)-Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan menghadapi delapan partai koalisi pengusung bakal calon pejawat dalam Pilkada Kota Bekasi 2018.

"Kami dari koalisi PKS-Gerindra di Kota Bekasi menghirup aroma kemenangan (Pilkada) sejak kemarin sore, Rabu (10/9)," kata Ketua DPD PKS Kota Bekasi, Heri Koswara di Bekasi, Kamis.

Menurut dia, optimisme kemenangan itu mulai dirasakan pihaknya menyusul sejumlah partai politik yang kini bergabung di dalam koalisi bersama pengusung Rahmat Effendi-Tri Adhiyanto terkesan kesulitan mencari figur internal partai yang tepat untuk diusung dalam Pilkada. "Ketika parpol lain kesulitan mencari figur yang bakal calon, kami di Gerindra dan PKS justru banyak stok, hingga akhirnya memunculkan Nur Supriyanto dan Adhy Firdaus untuk maju di Pilkada Kota Bekasi," katanya.

Pihaknya mengaku siap 'bertarung' secara fair dengan delapan parpol pengusung pejawat. "Fenomena politik di Kota Bekasi saat ini banyak memberikan pelajaran kepada kami," katanya.

Bakal Calon Wali Kota Bekasi, Nur Supriyanto, mengaku optimistis memenangkan Pilkada meski misi membawa koalisi nasional yang sukses di Pilkada Provinsi DKI Jakarta gagal diadopsi secara utuh di Kota Bekasi. Partai Amanat Nasional (PAN) merupakan parpol yang absen dari koalisi nasional di Kota Bekasi karena memberikan dukungannya bersama tujuh parpol lain kepada Rahmat Effendi-Tri Adhiyanto.

"Koalisi kami ini sesuatu yang terjadi secara alamiah. PKS-Gerindra tetap solid di Kota Bekasi. Kalau Pak Prabowo (Ketum Gerindra) mengatakan, kita adalah sekutu yang sulit dipisahkan. Tidak masalah kalau koalisi nasional tidak utuh di Kota Bekasi," katanya.

Sementara itu, Ketua Tim Sukses Pejawat Rahmat Effendi-TriAdhiyanto, Sholihin, mengatakan timnya merasa yakin mampu memenangkan pertarungan Pilkada Juli 2018 karena dukungan delapan parpol menghadapi PKS-Gerindra. "Kami didukung Golkar, PAN, PPP, PKB, Nasdem, Demokrat, PKPI dan PDIP," katanya.

Sumber : Antara