Monday, 6 Ramadhan 1439 / 21 May 2018

Monday, 6 Ramadhan 1439 / 21 May 2018

Ketum PAN Beri Strategi Politik untuk Kader Menang di Pileg

Kamis 18 January 2018 22:54 WIB

Rep: Farah Noersativa/ Red: Bayu Hermawan

Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Zulkifli Hasan memberikan penjelasan pentingnya masyarakat perjuangkan nilai reformasi untuk tercapainya Demokrasi Pancasila, Kamis (18/1) di Gedung KH Ahmad Dahlan Stikes Muhammadyah, Kabupaten Ciamis.

Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Zulkifli Hasan memberikan penjelasan pentingnya masyarakat perjuangkan nilai reformasi untuk tercapainya Demokrasi Pancasila, Kamis (18/1) di Gedung KH Ahmad Dahlan Stikes Muhammadyah, Kabupaten Ciamis.

Foto: Republika/Farah Noersativa
Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan menyebut ada tiga strategi agar menang di Pileg

REPUBLIKA.CO.ID, CIAMIS -- Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan memberikan sejumlah strategi atau cara-cara politik kepada para kadernya di wilayah Daerah Permilihan (Dapil) 10 dan 11 Provinsi Jawa Barat. Ia menyebut ada tiga strategi agar menang dalam Pemilihan Legislatif (Pileg).

"Mau jadi anggota DPRD? Yang pertama, dalam satu hari kunjungi lima ranting," kata Zulkifli kepada ratusan kader PAN di Gedung KH Ahmad Dahlan Stikes Muhammadiyah Kabupaten Ciamis, Kamis (18/1).

Zulkifli menjelaskan, bila dalam sehari calon legislatif (caleg) bisa mengunjungi paling tidak lima ranting (kelurahan/desa) maka ia bisa mengetahui seluk beluk permasalahan masing-masing daerah. Dengan begitu, caleg bisa memikirkan solusi kepada daerah tersebut. Selain itu, ia menyebut cara efektif yang kedua adalah dengan menunaikan salat Subuh dan Maghrib berjamaah di masjid.

"Salat Subuh atau Maghrib tidak bayar kan? Jadi sebenarnya sangat mudah," ujarnya.

Dengan menunaikan salat Subuh dan Maghrib berjamaah, ia mengatakan selain berkah, caleg bisa mengenali karakter masyarakat paling tidak di wilayah ia tinggal. Cara yang ketiga, menurut Zulkifli, adalah mengikuti acara-acara di perkampungan. Salah satunya yakni pengajian. "Kenali juga tokoh masyarakat dan tokoh adat," katanya.

Ia menyebut cara-cara seperti itu harus segera dilakukan sejak saat ini. Sebab, bila dilakukan sejak sekarang, maka akan timbul 'chemistry' di antara par kader dan masyarakat setempat. "Jadi nanti tak kalah dengan yang lain, yang berani memberi uang. Tak perlu bermain politik uang, karna sudah kalah dengan bangunan 'chemistry' tadi," ujarnya.

Ia menekankan, para kadernya harus memberikan sinergi yang positif baik antarkader maupun dengan partai lain. Ia juga menegaskan untuk hindari perselisihan dalam persaingan baik di Pilkada maupun dalam Pileg nanti.

Zulkifli juga menegaskan, bila ingin menang dalam persaingan pemilihan umum, para kader diminta untuk bekerja lebih keras. "Intinya cuma satu, ikhitar. Jangan hanya berdoa tapi juga bekerja," ujarnya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES