Jumat, 11 Sya'ban 1439 / 27 April 2018

Jumat, 11 Sya'ban 1439 / 27 April 2018

Bicara Soal Kontribusi Perempuan, SBY Menyebut Megawati

Senin 19 Maret 2018 11:40 WIB

Rep: Ronggo Astungkoro/ Red: Ratna Puspita

Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono

Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono

Foto: Republika/Iman Firmansyah
SBY menyebut Megawati sebagai salah satu perempuan yang sukses di Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden ke-6 Republik Indonesia (RI) Susilo Bambang Yudhoyono menyebutkan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri ketika memberikan materi pada kegiatan Seminar Nasional Hari Perempuan Internasional 2018 di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (19/3). Dia menyebut Megawati sebagai salah satu perempuan yang sukses di Indonesia. 

"Banyak perempuan yang sukses di Indonesia. Di lembaga eksekutif, kita punya presiden perempuan, Megawati Soekarnoputri," kata SBY. 

SBY menyinggung peran perempuan dalam upaya mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dia mendorong perempuan harus turut aktif berkontribusi terkait dua hal tersebut. 

Sekarang ini, dia menilai, pencapaian pengurangan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat belum cukup bagus. "Statistik mengatakan hasil nyata yang dilakukan negara oleh pemerintah hingga hari ini (baik). Akan tetapi, kita harus jujur, kalau itu enough, but it's not good enough. Artinya masih harus dilanjutkan lagi ke depan," kata SBY.

Menurut SBY, perempuan memiliki kemampuan untuk berkontribusi langsung dalam membantu negara. Mereka dapat bergandengan tangan dengan pemerintah untuk memajukan kaum perempuan yang masih merasa kesulitan dalam menjalani hidupnya.

"Saya mengatakan, you're all leaders, champions, penggerak, relawan. Oleh karena itu, sekali lagi, tak perlu menunggu. Jangan justru ikut-ikutan mengeluh, jangan juga menyalahkan sana-sini. Terjunlah, berkontribusilah," kata dia. 

SBY mengatakan kendati ada bnayak perempuan yang sukses di Indonesia, perlu ditambah lagi deretan perempuan-perempuan sukses itu. SBY merasa, kalau perempuan di negara-negara maju bisa, perempuan di Indonesia pun pasti bisa. 

Dengan melakukan hal yang riil, kata dia, apa yang dilakukan oleh perempuan nantinya dapat dirasakan oleh saudara se-Tanah Air. Terutama bagi kaum perempuan yang masih mengalami kesulitan. 

"Nah, yang sudah sukses, ikut mengangkat, membantu, menolong yang perlu dibantu, yang belum sukses," lanjut SBY.

Selain perempuan, SBY juga mendorong presiden, pemerintah, dan DPR RI untuk melanjutkan upaya mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dia mengatakan kedua hal tersebut bagian dari kewajiban dan tanggung jawab mereka. 

"Pemerintah, negara, masyarakat, dan bagi kaum perempuan yang sudah mampu, berdaya, juga harus aktif berkontribusi," katanya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES