Kamis , 14 September 2017, 15:35 WIB

15 Kampus Amerika Serikat Hadiri Pameran di UMM

Rep: Wilda Fizriyani/ Red: Dwi Murdaningsih
.
Universitas Muhammadiyah Malang
Universitas Muhammadiyah Malang

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Sebanyak 15 universitas dari Amerika Serikat (AS) hadir dalam kegiatan Pameran Pendidikan Pasca Sarjana A.S Education USA di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Kegiatan ini merupakan kedua kalinya dilaksanakan sebagai wujud kemitraan antara UMM dan Amerika Serikat (AS).

Konsul Jenderal AS di Surabaya, Heather Variava menerangkan, kegiatan ini pada dasarnya untuk memperkuat kemitraan antara Indonesia dan Amerika Serikat, terutama dengan UMM yang telah bekerjasama selama 15 tahun. "Dan tidak ada cara yang lebih baik dalam hal ini daripada melalui pendidikan," kata Heather saat Pembukaan Pameran Pendidikan Pasca Sarjana AS di UMM Malang, Kamis (14/9).

Menurut Heather, pameran pendidikan ini sangat baik untuk memberikan kesempatan bagi para mahasiswa dan profesional untuk lebih tahu tentang program pasca sarjana di AS. Mereka dapat mengetahui bagaimana kurikulum, sistem pengajaran dan beasiswa yang dapat diperoleh untuk berkuliah di sana. Terlebih lagi, dia melanjutkan, begitu banyak program beasiswa yang ditawarkan, baik dari pemerintah AS, universitas maupun pemerintah Indonesia.

Sebagai informasi, Heather mengungkapkan, saat ini terdapat 9 ribu mahasiswa Indonesia yang menimba ilmu di AS. Sekitar 35 persen di antara mereka lebih banyak meminati program Science, Technology, Engineering and Mathematics (STEM). Ke depan, dia berharap jumlah ini akan semakin meningkat dari Indonesia..

"Dan kami mau buat semua semudah mungkin bagi orang Indonesia untuk belajar di AS dan melalui pameran ini mahasiswa punya kesempatan bertemu dengan para ahli di satu tempat," kata dia.

Dalam kesempatan sama, Wakil Rektor I UMM Syamsul Arifin juga mengharapkan serupa terkait jumlah mahasiswa dan profesional Indonesia yang belajar ke AS. Dia sangat mendorong agar semakin banyak masyarakat Indonesia terutama akademisi dan alumni UMM yang dapat menimba ilmu di AS. Terlebih lagi, tambah dia, kampusnya memiliki visi memperbanyak dosen yang berkuliah di luar negeri sebagai cara menginternasionalisasi UMM sehingga diakui dunia internasional.

"Dan untuk saat ini kita ada dosen yang kuliah di AS yang tengah dalami Ilmu Telekomunikasi (IT). Tahun depan ada yang ke bidang ilmu politik karena mendapatkan beasiswa dari pemerintah," kata dia.