Ahad , 01 October 2017, 08:07 WIB

TK Aisyiyah Sering Tolak Murid karena Kekurangan Ruangan

Rep: Andrian Saputra/ Red: Endro Yuwanto
ROL/Casilda Amilah
Ketua Umum PP Aisyiyah Siti Noorjannah Djohantini
Ketua Umum PP Aisyiyah Siti Noorjannah Djohantini

REPUBLIKA.CO.ID,  BERAU -- Ketua Umum Pimpinan Pusat Aisyiyah Siti Noorjannah Djohantini berharap Bupati Kabupaten Berau, Kalimantan Timur turut memperhatikan TK Aisyiyah Bustanul Athfal di Berau yang terus mengalami perkembangan pesat.

Noorjanah mengatakan, setiap tahun antusias orang tua untuk mendaftarkan anak-anaknya di TK Aisyiyah Berau terus bertambah banyak. Saat ini, ada sekitar 200 lebih jumlah murid di TK Aisyiyah Berau.

Noorjanah menyayangkan, dengan tingginya minat dan kepercayaan warga Berau menyekolahkan anak-anaknya ke TK Aisyiyah, belum diiringi dengan penambahan ruang belajar mengajar. Akibatnya, kata dia, banyak warga yang berniat memasukan anak-anaknya ke TK Aisyiyah di Berau, tak jadi lantaran daya tampung ruangan bagi siswa baru sudah melebihi batas.

"Kami jadi selalu menolak murid karena kekurangan ruangan ini. Kami berharap dengan bupati dan Aisyiyah bersama-sama mendiskusikan ini," kata Noorjannah di sela-sela mengisi Tabligh Akbar di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Muhammadiyah Tanjung Redeb, Berau, Kalimantan Timur pada Sabtu (30/9) malam.

Istri dari Ketua Umum Muhammadiyah Haedar Nashir itu mengatakan, keberadaan TK Aisyiyah telah menjadi pilihan warga Berau agar anak-anaknya mendapat pembekalan pendidikan karakter dan akhlak yang baik sejak dini. Tak hanya bagi kader-kader Muhammadiyah, kata dia, TK Aisyiyah juga menjadi pilihan favorit warga Berau.

Untuk menjaga kepercayaan itu, Noorjannah berharap Pemkab Berau dapat bekerja sama mencarikan jalan keluar terkait kekurangan fasilitas ruang belajar bagi siswa. "Kalau sekolah sudah diminati tapi kalau kurang ruangannya, kira-kira solusinya seperti apa. Agar cikal bakal pendidikan karakter dan akhlak ini bisa dimulai semua sejak dini," katanya.