Senin , 09 October 2017, 17:07 WIB

Model Malang Peragakan Busana di Atas Jembatan Ngalam Kaca

Rep: Wilda Fizriyani/ Red: Gita Amanda
Wilda Fizriyani
Pemerintah Kota Malang meresmikan Jembatan Kaca Pertama di Indonesia untuk menghubungan Kampung Wisata Tridi dan Kampung Wisata Jodipan (KWJ) atau Kampung Warna-warni pada Senin (9/10).
Pemerintah Kota Malang meresmikan Jembatan Kaca Pertama di Indonesia untuk menghubungan Kampung Wisata Tridi dan Kampung Wisata Jodipan (KWJ) atau Kampung Warna-warni pada Senin (9/10).

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Sebanyak 12 model asal Malang untuk pertama kalinya tampil memeragakan busana di atas Jembatan Ngalam Kaca Indonesia. Pengalaman pertama ini tentu mendatangkan sensasi debaran dan memicu adrenalin para model yang menampilkan busana dari empat desainer lokal tersebut.

"Iya ini pertunjukkan pertama kali kita di atas jembatan. Sebenarnya sih nggak terlalu deg-degan tapi karena banyak dilihat orang dan tempatnya tidak terlalu besar, jadinya beda," ujar Model Busana Muslim Novita Dewi Nurmalia kepada Republika.co.id di Jembatan Kaca Ngalam Malang, Senin (9/10).

Pemerintah Kota (Pemkot) Malang baru saja meresmikan Jembatan Kaca Ngalam Indonesia untuk pertama kalinya pada Senin (9/10). Pembangunan ini merupakan kerja sama antara Pemkot Malang, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dan sejumlah pihak swasta. Adapun peragaan busana itu sendiri merupakan salah satu bagian dari acara peresmian dari jembatan yang didesain oleh mahasiswa dan dosen UMM ini.

Secara detail, jembatan itu didominasi warna kuning emas dengan panjang 25 meter dan lebar 1,25 meter sehingga bisa digunakan dua jalur atau dua orang yang berjalan berpapasan. Diestimasikan, jembatan dapat menampung sekitar 50 orang dan menanggung beban 250 kilogram. Jembatan ini berdiri di ketinggian sekitar 9,5 meter dari Sungai Brantas yang berada di bawahnya.


Berita Terkait