Jumat , 01 Desember 2017, 14:45 WIB

Muhammadiyah: Teladani Kepemimpinan Rasulullah SAW

Rep: Hasanul Rizqa/ Red: Gita Amanda
Antara/Noveradika
Ketua PP Muhammadiyah Bidang Tarjih dan Tajdid Yunahar Ilyas
Ketua PP Muhammadiyah Bidang Tarjih dan Tajdid Yunahar Ilyas

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Rasulullah SAW merupakan teladan yang paripurna untuk sekalian manusia, khususnya kaum Muslim di sepanjang sejarah. Oleh karena itu, kelahirannya dapat menjadi momentum pengingat untuk selalu meningkatkan mutu kemanusiaan.

Menurut Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof Yunahar Ilyas, kepemimpinan merupakan salah satu aspek yang penting dalam kehidupan bermasyarakat. Dalam situasi sekarang di Indonesia, begitu langka menemukan sosok pemimpin yang dapat tulus berempati terhadap penderitaan rakyat. Alih-alih, para politikus bermental pamrih lebih mudah dijumpai dan bahkan tidak jarang korupsi ketika menduduki jabatan publik yang penting.

Bagi Yunahar, masyarakat Indonesia seyogianya merenungi keteladanan Rasulullah SAW.

"Teladani kepemimpinan Rasulullah SAW. Sebagai pemimpin, beliau (Rasulullah SAW) sangat ingin memajukan dan menyejahterakan umat dan sangat sedih serta ikut menderita dengan penderitaan umat," kata Yunahar Ilyas kepada Republika.co.id melalui sambungan telepon, Jumat (1/12).

Dia menambahkan, Rasulullah SAW menghadirkan contoh kepemimpinan yang santun dan tidak berjarak dengan rakyatnya. Kedekatan dengan kawula biasa ini terwujud melalui sikap sehari-hari. Rasulullah SAW, lanjut Yunahar, hidup sederhana.

"Sebagai pemimpin, beliau terjun ke lapangan langsung, tidak hanya (mengarahkan) dari balik meja, ibaratnya. Rasulullah SAW penuh kasih sayang, pemaaf, tidak pernah bertindak dan berkata kasar, tenang serta tidak mudah panik," papar dia.