Ahad , 03 Desember 2017, 19:55 WIB

Ketum PP Muhammadiyah: Bangsa Ini Rusak karena Predator

Rep: issha harumma/ Red: Muhammad Subarkah
REPUBLIKA/Issha Harruma
Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, dalam Resepsi Milad Muhammadiyah Ke-105 di Medan, Sabtu (2/12) malam.
Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, dalam Resepsi Milad Muhammadiyah Ke-105 di Medan, Sabtu (2/12) malam.

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN -- Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir menyebut, berbagai masalah yang muncul di Indonesia disebabkan sekelompok orang yangingin mencari keuntungan semata. Bahkan, dia menyebut orang-orang ini sebagai predator.

"Bangsa ini rusak karena predator. Ada yang kelihatan, ada yang tidak. Tapi daya rusaknya luar biasa," kata Haedar dalam rangkaian Resepsi Milad Muhammadiyah ke-105 di Medan, Ahad (3/12).

Menurut Haedar, predator ini merupakan bagian dari mereka yang memiliki harta dan kekuasaan. Dengan bekal yang dimiliki, mereka memasuki berbagai lini kehidupan dan mengatur semua hal sehingga menguntungkan mereka.

"Kata Presiden Jokowi, 1 persen orang menguasai 55 persen kekayaan Indonesia. 1 persen ini predatornya. Masuk ke politik, ekonomi, sosial, budaya, ormas. Semuanya. Dengan uang tak terbatas, memainkan peran apa saja," ujar dia.

Haedar berharap, semua pihak, termasuk jemaah Muhammadiyah, memiliki komitmen kebangsaan yang lahir dari semangat yang tulus, ikhlas dan jujur. Dengan begitu, seluruh pihak akan berkomitmen untuk memberikan yang terbaik bagi keutuhan dan kemajuan bangsa.

"Negara ini tergantung dari yang bermain di belakangnya. Kami percaya masih banyak yang baik di negara ini, memiliki rekam jejak yang bagus," kata Haedar.