Friday, 4 Sya'ban 1439 / 20 April 2018

Friday, 4 Sya'ban 1439 / 20 April 2018

Imbas Kasus STIP, DPR Desak Kemenhub Audit Sekolah Kedinasan

Kamis 12 January 2017 03:22 WIB

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Dwi Murdaningsih

Penganiayaan (Ilustrasi)

Penganiayaan (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi V DPR RI menyayangkan terulangnya tindakan kekerasan terhadap mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) oleh seniornya. Akibatnya, siswa tingkat I bernama Amirulloh Adityas Putra (18 tahun) meninggal dunia setelah dikeroyok empat seniornya.

Amirulloh meninggal di gedung STIP, Jalan Marunda Makmur Kelurahan Marunda, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Rabu (11/1) dini hari. Ketua Komisi V DPR Fary Francis, mendesak agar pengelola melaksanakan standar prosedur pengawasan dan pencegahan.

Tersangka Pengeroyokan Taruna STIP Jadi Lima Orang

"Agar kejadian ini tidak terjadi lagi serta mendesak Kemenhub untuk melakukan auidit dan pengawasan terhadap semua penyelenggaran kegiatan sekolah sekolah kedinasan dibawah BPSDM Perhubungan," kata Fary, dalam siaran persnya, Rabu (11/1).

Oleh karena itu, Komisi V DPR RI akan melakukan kunjungan kerja ke STIP pada Kamis (12/1). Aksi penganiayaan tersebut terjadi di Gedung Dormitory Ring IV STIP, kamar M nomor 205 lantai dua pada Selasa (10/1) sekitar pukul 22.30 WIB.

Diduga, korban dikeroyok empat seniornya, yaitu SM (19), WH (20), IS (21), dan AR (19). Saat ini, polisi masih memeriksa keempatnya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA