Senin , 13 March 2017, 09:12 WIB

Raja Salman Sebut Bali Lebih Dingin dari Jeddah

Rep: Mutia Ramadhani/ Red: Bilal Ramadhan
Antara/Wira Suryantala
Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud (kedua kiri) menaiki pesawat di Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai, Bali, Ahad (12/3).
Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud (kedua kiri) menaiki pesawat di Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai, Bali, Ahad (12/3).

REPUBLIKA.CO.ID, DENPASAR -- Gubernur Provinsi Bali Made Mangku Pastika menceritakan pengalamannya mengantar kepulangan Raja Salman bin Abdulaziz menuju Haneda, Jepang, melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Ia menilai, kunjungan Raja Arab Saudi itu merupakan suatu kehormatan bagi Pulau Dewata.

"Saya titip pesan ke duta besar kita di Arab Saudi, jika ada keluhan (dari Raja) mohon disampaikan untuk selanjutnya dapat kami perbaiki," katanya, Ahad (12/3) malam.

Pastika menilai, rombongan besar yang mencapai 1.500 orang pastinya ada mendapatkan pelayanan belum sempurna. Itu bisa menjadi masukan untuk perbaikan berikutnya. Raja Salman juga menerima kunjungan dari Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi semalam sebelum keberangkatannya ke Jepang. Dia mengatakan, Raja Salman sangat senang berlibur di Bali.

"Beliau menyampaikan bahwa udara di Bali lebih dingin daripada Jeddah," katanya.

Raja Salman sangat menikmati kunjungannya ke Indonesia, mulai dari Jakarta, Bogor, hingga Bali. Beliau masih melanjutkan tur ke beberapa negara berikutnya, seperti Jepang, Cina, dan Maladewa.