Rabu , 29 Maret 2017, 22:08 WIB

Polemik Pabrik Semen, Komisi VII Akan Panggil Gubernur Jateng

Rep: Intan Pratiwi/ Red: Dwi Murdaningsih
Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi Nasdem Ari Yusnita
Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi Nasdem Ari Yusnita

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Komisi VII DPR RI berencana memanggil Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk meminta penjelaskan terkait polemik pembangunan pabrik semen di Rembang, Jawa Tengah. Anggota Komisi VII DPR RI Ari Yusnita mengatakan dirinya telah mengusulkan agar Komisi VII DPR RI segera memanggil pihak-pihak terkait. Komisi VII berhak meminta keterangan karena membidangi lingkungan hidup, energi, riset dan teknologi.

"Sesuai tugas dan fungsi, saya mengusulkan agar Komisi VII DPR segera memanggil  Gubernur Jawa Tengah untuk dimintai keterangan mengenai SK Gubernur 660.1/4/2017," kata Ari, Rabu (29/3).

Selain Ganjar, kata dia, DPR juga ingin meminta keterangan dari Direktur Utama PT Semen Indonesia sambil menunggu hasil kajian lingkungan hidup strategis dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Mengenai tingginya aksi solidaritas terhadap Petani Kendeng yang menyuarakan penolakan pabrik, Ari berharap aksi dapat dilakukan secara kondusif. "Jangan berlebihan sehingga membahayakan keselamatan pribadi," ujar anggota DPR dari Fraksi Nasdem Dapil Kaltim-Kaltara tersebut.  

Ari secara khusus menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya salah satu peserta aksi, Patmi, yang sempat melakukan aksi semen kaki, di Jakarta.

"Semoga amal ibadahnya diterima Tuhan Yang Maha Esa. Saya juga mengimbau kepada masyarakat petani Kendeng agar tetap kondusif dalam memperjuangkan tuntutannya," kata dia.